Merdeka Tapi Masih Diperbudak

.

RuyatiBaru-baru ini media massa begitu gencar menayangkan kasus Ruyati. Seorang TKI yang dijatuhi hukuman pancung di Arab Saudi, karena terbukti membunuh majikannya yang sangat kasar, jahat, dan tidak kunjung membayar gajinya. Merasa dilecehkan, Ruyati pun nekat membunuh sang majikan.

Kasus Ruyati adalah sebagian kecil dari kasus-kasus yang dialami oleh Tenaga Kerja Indonesia. Sangat miris sekali, melihat penderitaan mereka yang diperlakukan sebagai budak.


Apakah Perbudakan?

Perbudakan adalah sebuah kondisi di mana terjadi pengontrolan terhadap seseorang (disebut budak) oleh orang lain. Perbudakan biasanya terjadi untuk memenuhi keperluan akan buruh atau kegiatan seksual.

Para budak adalah golongan manusia yang dimiliki oleh seorang tuan. Bekerja tanpa gaji dan tidak memiliki hak asasi manusia. Sistem perbudakan ini telah ada sejak berabad lamanya.

Perbudakan Zaman Alkitab

Perbudakan di jaman Mesir kunoKasus perbudakan juga terdapat dalam Alkitab. Di antaranya perbudakan yang dialami bangsa Israel di Mesir selama ratusan tahun. Dalam Taurat, Kitab Keluaran dapat dibaca bagaimana Allah menyertai bangsa Israel ketika mereka berusaha keluar dari perbudakan di Mesir.

“Dan apabila anakmu akan bertanya kepadamu di kemudian hari: Apakah artinya itu? maka haruslah engkau berkata kepadanya: Dengan kekuatan tangan-Nya TUHAN telah membawa kita keluar dari Mesir, dari rumah perbudakan.” (Taurat, Kitab Keluaran 13:14).

Dengan kuasa Allah, bangsa Israel pun dapat keluar dari Mesir. Tangan Allah sendiri telah menuntun mereka ke “Tanah Perjanjian” yang telah Allah janjikan kepada Abraham, nenek moyang mereka.

Manusia Budak Dosa

Ternyata perbudakan bukan hanya kontrol yang dilakukan seseorang terhadap orang lain (budaknya). Iblis juga melakukan hal yang sama terhadap manusia, karena manusia telah menjadi budak dosa, sejak manusia pertama (Adam dan Hawa) jatuh dalam dosa akibat tipu daya iblis.

Kemerdekaan Dalam Isa Al-Masih

Jelas setiap manusia rindu untuk memiliki kemerdekaan. Merdeka dari penindasan yang dilakukan oleh seseorang bahkan suatu negara. Terlebih, merdeka dari perbudakan dosa.

Itulah sebabnya Kalimat Allah dalam diri Isa Al-Masih datang ke dunia, agar dapat melepaskan manusia dari perbudakan dosa. Dia telah menjadi kurban dan tebusan bagi dosa manusia. “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (Injil, Surat 2 Korintus 5:21).

Sebab Keselamatan hanya ada di dalam Dia, Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia (Isa Al-Masih), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Maka, seseorang yang menerima Keselamatan dari Isa Al-Masih, akan dimerdekakan dari perbudakan dosa.


[Staff Isa dan Islam – Terimalah Anugerah Keselamatan dalam Isa Al-Masih]


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.