Mobile Version | Standard Version | iPhone Version
Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter Ikuti Isa dan Islam RSS Feed

"Tunjukilah kami jalan yang lurus ... " (Al Fatihah 6)

Sabda Isa kepadanya, "Akulah jalan ... " (Injil, Rasul Yahya 14:6)

Cetak

Orang Libanon Akan Dihukum Mati Karena Mempraktekan Ilmu Sihir

on .

Ada kemungkinan seorang dukun Libanon, Ali Sibat, akan dihukum mati dengan kepala dipenggal di Arab Saudi minggu ini, menurut karangan Bassem Mroue dari AP (Berita AP, 4.1.2010).

Hukum negara Saudi yang didasarkan pada hukum syariah tidak memberi definisi spesifik mengenai ilmu sihir atau guna-guna. Kelihatan puluhan orang ditangkap polisi setiap tahun di Arab Saudi karena mempraktekkan ilmu sihir. Kira-kira 12 orang mengadakan protest di depan kedutaan Saudi di Libanon minggu ini.  Mereka membawa spanduk yang mengatakan “Jangan membunuh!”

"Jangan Membunuh" (Kredit Bilal Hussein / AP)

"Jangan Membunuh" (Kredit Bilal Hussein / AP)

Ali Sibat, 49 tahun umurnya yang mempunyai 5 anak, tidak mempraktekkan ilmu sihirnya pada waktu di Arab Saudi.  Ia membuat ramalan pada TV di Beirut pada waktu ia di Beirut.  Apalagi ia bukan warga negara Arab Saudi.  Ia ditangkap oleh polisi agama Saudi pada waktu ia naik haji dan berada di kota Medina pada tahun 2008.

Tahun 2006 seorang perempuan Saudi, Fawza Falih, dihukum mati karena ilmu sihir dan permintaan pertolongan kepada jinn.  Juga pada 2 Nopember, 2007 Mustafa Ibrahim, seorang apotiker dari Mesir dihukum mati karena berusaha mempergunakan ilmu sihir untuk menceraikan pasangan suami isteri.

Jelas Injil melarang pengikut Isa Al-Masih mempergunakan atau main-main dengan ilmu sihir (Injil, Surat Galatia 5:20).  Namun Injil tidak pernah mengijinkan seorang dihukum mati karena mempraktekkan sihir.  Semestinya orang ini harus dibawa kepada pertobatan melalui doa dan kasih saja.  Ali Sibat adalah ciptaan Allah yang dikasihi Allah dan kita wajib mengasihi dia juga.

(Jason)


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.



Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.