Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Video Porno dan Ajaran Agama Allah

on .

PornographySepasang selebritis Indonesia kembali diterpa musibah karena telah beredar video porno yang disinyalir dilakoni mereka berdua, banyak masyarakat yang menghujat namun banyak juga yang memberi empati walaupun belum pasti apakah itu benar mereka.

Siapapun yang menjadi pelakunya, yang jelas hal itu sangat melanggar norma-norma agama. Juga melanggar undang-undang di Indonesia. Dan Tuhan sangat membenci perbuatan tersebut. Di dalam hal ini baik orang Islam maupun orang Kristen sangat setuju.

 Apa kata Alkitab tentang zinah

Alkitab sangat keras memberikan aturan tentang perilaku seks menyimpang. Injil Matius 5:27 mengatakan “jangan berzinah”. Bahkan lebih dari itu pada ayat berikutnya dengan tegas lagi Isa Al-Masih menekankan: “Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya” (Injil Matius 5:28). Seorang lelaki yang menginginkan perempuan hanya di dalam hatinyapun telah dianggap berzinah. Apalagi mereka yang dengan sengaja melakukannya.

Perbuatan seks bebas, baik yang ketahuan maupun yang tidak ketahuan, merupakan dosa besar. Anehnya, terkadang orang yang taat beragama melakukan kejahatannya secara tersembunyi, dan berpikir itu bukan suatu masalah karena tidak ada yang mengetahui, akibatnya mereka tidak malu dan enggan bertobat. Mereka acuh-tak-acuh. Mereka tidak menyadari bahwa semuanya dilihat Allah dan sama seperti video porno, hal itu merupakan dosa besar. “Upah dosa ialah maut” (Injil Surat Roma 6:23).

Keselamatan dan pelepasan dosa dalam Isa Al-Masih

Tujuan Isa Al-Masih mati di kayu salib adalah untuk menebus jiwa-jiwa seperti mereka ini. Yang terikat dengan dosa seks bebas dan memerlukan pelepasan. Karena sebesar apapun amal ibadahnya tidak akan dapat menyucikan dirinya, semua itu adalah sia-sia!. Keselamatan dan pelepasan hanya ada dalam diri Isa Al-Masih. DarahNya yang akan menyucikan mereka dan melayakkan mereka untuk mendapatkan Keselamatan. Ayat Allah ini menjelaskan bahwa pelepasan akan terjadi karena kasih karunia Allah dan bukan oleh usaha mereka. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (Injil, Surat Efesus 2:8)


Apabila Anda memiliki tanggapan atau pertanyaan atas artikel ini, silakan menghubungi kami dengan cara klik link ini.


Add comment

PEDOMAN WAJIB MEMASUKAN KOMENTAR

Bagi Pembaca yang ingin memberi komentar, kiranya dapat memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Komentar harus menggunakan bahasa yang jelas, tidak melanggar norma-norma, tidak kasar, tidak mengejek dan bersifat menyerang.
2. Komentar hanya diperbolehkan menjawab salah satu dari 3 pertanyaan fokus yang dimuat di bagian akhir artikel. Kecuali beberapa artikel yang tidak memuat 3 pertanyaan fokus.
3. Sebelum menuliskan jawaban, copy-lah pertanyaan yang ingin dijawab terlebih dahulu.
4. Tidak diperbolehkan menggunakan huruf besar untuk menekankan sesuatu.
5. Tidak diijinkan mencantumkan hyperlink dari situs lain.
6. Satu orang komentator hanya berhak menuliskan komentar pada satu kolom. Tidak lebih!

Komentar-komentar yang melanggar aturan di atas, kami berhak menghapusnya. Untuk pertanyaan/masukan yang majemuk, silakan mengirim email ke: [email protected]

Kiranya petunjuk-petunjuk di atas dapat kita perhatikan.

Wassalam,
Staf, Isa dan Islam

Security code
Refresh

Comments  

# zully 2010-06-28 22:33
*
Ya memang kita jangan terlalu mendzolimi orang lain dengan kata-kata yang kasar, kalau kita tidak tahu yang sebenarnya.

Masalah video porno hanya mereka yang tahu hal yang sebenarnya. Biarlah hukum yang membuktikan. Saya setuju masalah berzinah banyak macamnya, maka kita harus berhati-hati, jangan sampai kita terseret ke lembah dosa.
# Staff Isa dan Islam 2010-06-29 06:08
~
Tidak seorangpun yang sungguh menerima Firman Tuhan dapat membenarkan video seks porno. Namun kami setuju dengan Sdr. Zully bahwa kita belum tahu yang sebenarnya mengenai masalah ini. Namun tahu ataupun tidak tahu, seharusnya kita juga tidak mengucapkan kata-kata yang kasar.

Staff Isa dan Islam ingin menekankan bahwa banyak pelanggaran hukum atau norma tentang seks dilakukan secara rahasia, kadang-kadang di rumah sendiri. Hal ini juga dilakukan oleh orang-orang beragama. Semua pelanggaran ini dilihat Allah dan sangat dibenci Allah. Janganlah kita menghujat selebritis ini namun kita juga terus melakukan secara rahasia hal-hal yang lebih jelek lagi.

Isa Al-Masih melepaskan dan menyelamatkan orang-orang yang terikat oleh rantai-rantai dosa apapun termasuk dosa seks. Kiranya pembaca mempelajari secara mendalam di halaman-halaman pada situs ini mengenai “Keselamatan” yang kami maksud.
~
SO
# hehe 2010-07-03 02:32
*
Tujuan Isa Al-Masih mati di kayu salib adalah untuk menebus jiwa-jiwa seperti mereka ini, yang terikat dengan dosa seks bebas dan memerlukan pelepasan. Karena sebesar apapun amal ibadah seseorang, itu tidak akan dapat menyucikan dirinya. Semua itu adalah sia-sia.

Keselamatan dan pelepasan hanya ada dalam diri Isa Al-Masih. Hanya darah-Nya yang mampu menyucikan mereka dan melayakkan mereka untuk mendapatkan keselamatan. Ayat Allah ini menjelaskan bahwa pelepasan akan terjadi karena kasih karunia Allah dan bukan oleh usaha mereka. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (Injil, Surat Efesus 2:8)

Saya musykil. Kalau begitu halnya, maka kita boleh banyak berbuat dosa karena justru dosa kita sudah diampuni oleh Isa di tiang salib. Bukankah begitu?
# Staff Isa dan Islam 2010-07-04 05:58
~
Seseorang yang telah diselamatkan dari dosa-dosa setelah sungguh-sungguh menerima pelepasan yang disediakan Isa Al-Masih, akan berusaha menghindari dosa-dosa karena:

(1) Ia adalah “ciptaan baru.” Yang lama sudah berlalu. Yang baru datang. ( Injil, Surat II Korintus 5:17). Isa Al-Masih mengatakan bahwa orang ini “dilahirkan kembali,” atau dengan kata lain menjadi orang yang baru (Injil, Rasul Yohanes 3:3)

(2) Roh Allah datang dan tinggal di dalam dia. Dengan demikian, ada kuasa baru untuk mengatasi kuasa dosa (Injil, Surat I Korintus 6:19)

(3) Dia mempunyai motivasi baru. Karena ia menerima pelepasan akibat kasih Allah dan pengorbanan Isa Al-Masih, maka ia sekarang hidup dengan satu tujuan, yakni untuk hidup berkenan kepada Allah. (Injil, Surat I Tesalonika 4:1)

Jika seseorang mempunyai sikap dan keinginan untuk terus berdosa sesudah mengaku menerima Isa Al-Masih sebagai Juruselamat, jelas orang itu adalah pengikut Isa Al-Masih yang palsu.
~
JG
# Muslim 2010-07-31 19:08
*
(1) Orang yang berzinah dalam hatinya dan berdosa dengan matanya, maka congkellah kedua matanya. Itu lebih baik.

(2) Apakah ada umat Kristen yang dicongkel matanya sesuai dengan tuntutan Alkitab?

(3) Maka tutuplah rambutmu (untuk perempuan). Bila tidak, pantaslah ia digunduli.

(4) Apakah ada umat Kristen (wanita) yang rambutnya digunduli sesuai dengan tuntutan Alkitab?
# Staff Isa dan Islam 2010-08-03 08:06
~
(1) Pernahkah Sdr. Muslim berzinah dalam hati? Apakah Sdr. ingin agar mata Saudara dicungkil? Al-Fatihah menekankan rahmat. Masakan orang beragama dapat mendukung peristiwa pencungkilan mata?

(2) Alkitab tidak pernah mengajar pencungkilan mata. Isa Al-Masih memakai gaya bahasa hiperbola, untuk menekankan pentingnya menjauhkan diri dari berzinah.

(3) Isa Al-Masih mengatakan bahwa masalah ada pada laki-laki yang tidak dapat mengontrol dirinya, bukan dengan wanita. Sayang kaum perempuan diperbudak karena laki-laki tidak bisa menghindarkan diri dari pikiran seksual. Daripada berusaha mengontrol kaum perempuan, lebih baik kaum lelaki berfokus pada diri sendiri, pada keadaan hati sendiri.

(4) Isa Al-Masih tidak pernah menuntut agar wanita Kristen digunduli.

(5) Isa Al-Masih meminta agar baik kaum laki maupun kaum perempuan datang kepadanya. Ia akan memberikan kepada mereka hati yang baru. Ia mendorong kita untuk dilahirkan kembali, untuk menjadi orang baru. Lihatlah Injil, Rasul Besar Yohanes 3:3, 5.
~
JG
# Staff Isa dan Islam 2010-08-03 08:17
*
TOPIK URAIAN UNTUK COMMENT:

.........................................................VIDEO PORNO


Kami senang menerima comment yang langsung menyetujui dan/atau menantang intisari uraian di atas. Informasi yang memperkaya pengertian tentang topik di atas juga diterima dengan senang hati.

Comment-comment lain yang tidak berhubungan langsung dengan topik di atas tidak bisa diterima. Di tempat ini kami ingin menjalankan satu diskusi mengenai topik di atas saja.
~
SO
# Yohanes 2010-11-13 18:51
*
Perbuatan seks bebas, baik yang ketahuan maupun yang tidak ketahuan, merupakan dosa besar. Anehnya, terkadang orang yang taat beragama melakukan kejahatannya secara tersembunyi. Mereka berpikir itu bukan suatu masalah karena tidak ada yang mengetahui.

Akibatnya mereka tidak malu dan enggan bertobat. Mereka acuh tak acuh. Mereka tidak menyadari bahwa semuanya dilihat Allah dan sama seperti video porno, hal itu merupakan dosa besar. “Upah dosa ialah maut” (Injil, Surat Roma 6:23).

Adakah dosa besar dan kecil di hadapan Allah yang Maha Kudus?!
# Staff Isa dan Islam 2010-11-15 15:14
~
Dosa besar atau kecil adalah sama-sama mendatangkan hukuman dari Allah. Dan "upah dosa adalah maut" (Injil, Surat Roma 6:23)
~
SO
# sepatu hitam 2010-11-16 11:27
*
2) Alkitab tidak pernah mengajar pencungkilan mata. Isa Al-Masih memakai gaya bahasa hiperbola, untuk menekankan pentingnya menjauhkan diri dari berzinah. (#Staff Isa dan Islam 2010-08-03 08:06)

Mengapa harus menggunakan hiperbola untuk menyadarkan seseorang serta menekankan sebuah hal yang krusial?

Apakah di kepala Isa Al-Masih, umat-Nya dianggap seperti anak kecil yang jika mulai bandel ditakut-takuti? Atau itu cuma analisis anda saja, yang sudah 42 tahun mempelajari Alkitab, sejak umur 17 tahun?
# Staff Isa dan Islam 2010-11-25 09:52
~
Sdr. Sepatu Hitam,

Sebagai guru yang kreatif, saat mengajar Isa Al-Masih menggunakan berbagai metode dan gaya bahasa yang lazim pada masyarakat Semitik saat itu.

Gaya bahasa hiperbola kita temukan saat Dia berbicara tentang perzinahan. Tujuannya supaya ajaran yang disampaikan betul-betul dipahami dan tidak disalah mengerti. Di sini Isa Al-Masih menekankan agar tubuh kita tidak digunakan untuk berbuat zinah, melainkan untuk memuliakan Allah. "Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh”(Injil, Surat 1 Korintus 6:13)
~
SL
# putra Aceh 2010-12-10 23:25
*
Bagaimana dengan kasus perempuan yang ingin dirajam, lalu Isa bertanya bahwa siapa yang tidak pernah melakukan dosa.

Bukankah hal ini merupakan pembenaran?
# Staff Isa dan Islam 2010-12-13 15:36
~
Untuk lebih jelasnya, kami tuliskan di sini ayatnya untuk Saudara "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." (Injil Yohanes 8:7). Seterusnya Injil mencatat, tidak ada orang yang melempari wanita itu dengan batu. Lalu Isa Al-Masih berkata "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang".

Kejadian di atas mengajarkan, tidak ada manusia yang layak menghukum orang lain atas dosa yang mereka lakukan, apa lagi membunuh atau merajam. Wanita itu memang telah melakukan dosa yang 'mungkin' tidak pernah kita lakukan, yaitu berzinah. Namun bukankah kita juga mempunyai dosa lain yang 'mungkin' tidak dilakukan oleh perempuan itu? Jika demikian, bukankah kita adalah sama seperti perempuan itu? Sama-sama berdosa.

Manusia adalah lemah dan mudah jatuh dalam dosa. Manusia memerlukan Isa Al-Masih untuk memindahkan mereka dari kegelapan dosa kepada terang hidup, seperti yang dikatakan Isa Al-Masih kepada perempuan tersebut. "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup." (Injil Yohanes 8:12).
~
SO
# zaman 2010-12-16 00:14
*
Lalu, bagaimana menghadapi kebutuhan biologis kaum wanita yang jumlahnya tiga kali lipat dari kaum pria. Apakah dengan berzinah yang dilarang agama? Yang pasti adalah dengan menikah seperti yang telah disyariatkan oleh agama.

Hanya agama Islam yang bisa menjawab keperluan itu, karena Islam memperbolehkan pria beristri 1,2,3, atau 4.

Bila pria Kristen tidak boleh mempunyai isteri lebih dari satu, lalu bagaimana nasib wanita Kristen yang tidak mendapat pasangan. Apakah dengan zinah?
# Staff Isa dan Islam 2011-01-03 11:06
~
Saudara boleh meneliti hasil sensus penduduk semua negara di dunia. Tidak ada negara yang jumlah wanitanya lebih banyak dari pria. Ini adalah dusta yang dikarang untuk menghalalkan poligami.

Silahkan cek juga hasil sensus penduduk Indonesia yang terbaru: Kaum pria lebih banyak dari wanita, dan ini juga yang terjadi di semua negara.

Di dunia ini, kaum pria lebih banyak 5% daripada kaum wanita.
~
CA
# bram 2010-12-22 23:47
*
Kutipan "Lalu Isa Al-Masih berkata "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang". Kejadian di atas mengajarkan, tidak ada manusia yang layak menghukum orang lain atas dosa yang mereka lakukan.

Jadi Isa Al Masih itu manusia, bukan Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2011-01-03 18:46
~
Hanya Tuhan yang berhak menghukum dosa. Hanya Tuhan pulalah yang berhak mengampuni dosa.

Yang Isa Al-Masih lakukan dalam bagian Kitab Suci yang Saudara kutip adalah saat di mana Isa Al-Masih mengampuni dosa.

Ini membuktikan bahwa Isa Al-masih adalah Tuhan, sebab hanya Tuhan yang berhak mengampuni dosa.
~
CA
# irna rama 2011-03-02 08:27
*
Hanya Tuhan yang berhak menghukum dan mengampuni dosa. Ini membuktikan bahwa Isa Al-Masih adalah Tuhan, sebab hanya Tuhan yang berhak mengampuni dosa.

Sunggu lucu dan tidak masuk akal, mungkinkah karena Isa memaafkan wanita itu lalu bisa dibilang sebagai Tuhan?

Berarti, kalau misalkan dikompleks ada yang mau dihukum seperti itu, tapi karena Pak RT bilang lepaskan dia, asalkan dia tidak mengulanginya lagi, berarti Pak RT juga bisa dibilang Tuhan dong, karena sudah mau memaafkan kelakuan warganya.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-03 11:16
~
Saudara Irna Rama, apakah Pak RT yang Saudara sebutkan juga berhak mengampuni orang yang melakukan kesalahan di RT tetangga yang bukan wilayahnya? Ataukah dia juga berhak mengampuni dosa orang yang bersalah terhadap Presiden?

Saudara Irna Rama, kami merasa bahwa Saudara kurang mengikuti alur pembicaraan. Saudara Bram menyimpulkan bahwa Isa tidak menghukum dosa perempuan ini. Oleh sebab itu, Isa Al-Masih bukan Tuhan, karena hanya Tuhan yang berhak menghukum dosa manusia.

Oleh karena itu, kami menjawab beliau bahwa Tuhan bukan saja berhak menghukum dosa, melainkan juga hanya Dia yang berhak mengampuni dosa. Apakah sampai dengan kalimat ini, Saudara bisa mengerti alur pembicaraan kami?

Apakah Saudara setuju bahwa hanya Tuhan yang berhak mengampuni dosa?

Jikalau Saudara tidak setuju, maka Saudara seharusnya terlebih dahulu melakukan tanggapan kepada Saudara Bram, bahwa Saudara tidak setuju kalau hanya Tuhan yang berhak menghukum atau mengampuni dosa. Melainkan bahwa manusia juga berhak mengampuni dosa.
~
CA
# eli cohen 2011-03-03 06:53
*
To sdri. Irna Rama:

Benarkah pak RT itu mengampuni dosa?

Semua orang beragama pasti sepakat pengampunan dosa hanya diberikan Tuhan. Perempuan yang berzinah itu telah melanggar Taurat. Isa berkata "jika ada diantara kalian yang tidak berbuat dosa hendaklah ia yang pertama melempar batu", artinya manusia berdosa tidak berhak menghakimi dosa orang lain.

Adakah Isa berbuat dosa? Mari kita bermain logika:

Manusia (semua) berdosa. Allah tidak berdosa. Isa tidak berdosa. Bukankah Isa = Allah?

Maka Ia yang tidak berdosa berhak mengampuni yang berdosa. Ia yang tidak berdosalah yang menetapkan standarnya.
# Staff Isa dan Islam 2011-03-03 11:30
~
Injil, Markus 2:5, Ketika Isa melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"

Injil, Lukas 5:20, Ketika Isa melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni."

Injil, Lukas 7:48, Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."

Isa Al-Masih berhak mengampuni dosa semua orang, di segala tempat. Isa Al-Masih juga berhak mengampuni dosa yang bukan dilakukan orang terhadap-Nya. Perempuan yang disebut Saudara Bram adalah perempuan yang terkenal karena dosanya. Dia bukan berdosa terhadap sesama manusia saja, tetapi juga berdosa terhadap Allah. Dan dicatat, Isa Al-Masih mengampuni dosa-dosanya.

Mengampuni dosa juga berarti memberi kesempatan kepada kita manusia, untuk memulai suatu hidup yang baru lagi. Yakni suatu hidup yang selalu berusaha untuk hanya melakukan kebenaran dan menjauhi dosa.

Saya percaya bahwa Saudara Irna Rama di atas, juga mengakui bahwa dirinya adalah orang berdosa bukan? Nanti di hari kiamat, Isa-Almasih akan datang lagi sebagai seorang Hakim yang adil. Saat itu jikalau Isa Al-Masih tidak mengampuni dosa Saudara, maka tujuan akhir Saudara hanyalah neraka.
~
CA
# bfly 2011-04-15 15:59
*
Saya sangat bangga dan berterimakasih dengan argumen-argumen cerdas dari staff Isa dan Islam yang bisa menguatkan iman saya akan keselamatan dari Isa Al-Masih.

Isa Al-Masih memberkati Saudara-saudara sekalian.
# Staff Isa dan Islam 2011-04-25 17:25
~
Terima Kasih buat komentar yang positif dari Saudara. Kami berjanji akan terus meningkatkan mutu website ini.

Terimakasih.
~
CA
# anjas 2011-04-26 15:06
*
Kalau Isa itu Anak Tuhan, mengapa harus mengorbankan diri-Nya demi dosa manusia? Cukup ampuni saja tidak perlu mengorbankan Anak yang dikasihi-Nya.

Anehnya, mengapa Tuhan punya anak? Seperti manusia saja.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-03 08:53
~
Saudara Anjas, kami sekali lagi hendak memberitahukan bahwa kitab Saudara telah salah menuduh. Allah tidak pernah melakukan hubungan suami-istri ataupun suatu pernikahan dengan Maryam, dan kemudian menghasilkan seorang anak, yang disebut sebagai Anak Allah. Konsep dalam kitab Saudara ini benar-benar salah, dan tidak mungkin ada satupun umat Kristiani yang menganut konsep seperti ini.

"Anak Allah" sesungguhnya berarti bahwa Isa Al-Masih adalah berasal dari Roh Allah dan Isa Al-Masih adalah "tanda" yang besar dari Allah bagi semesta alam (Qs 21:91). Kata 'Anak' berarti bahwa Isa Al-Masih sepenuhnya mewakili dan merefleksikan Allah di dalam setiap tindakan yang dilakukan-Nya di dalam dunia.

Allah adalah Allah yang Maha Adil. Setiap dosa sekecil apapun itu, harus dihukum. Oleh sebab itu, Allah tidak mengampuni dosa begitu saja tanpa adanya hukuman.

Namun Dia juga adalah Allah yang Maha Kasih. Oleh karena Dia begitu mengasihi kita, maka Ia rela menanggung hukumannya bagi kita.
~
CA
# dyant 2011-04-27 10:01
*
Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya , sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-03 09:00
~
Saudara Dyant, ayat ini terdapat dalam Injil, Rasul Besar Matius 5:28.

Buat Saudara-Saudari yang mungkin masih belum mengerti akan ayat ini, kami memberitahukan bahwa kata 'menginginkan' dalam bahasa aslinya, berarti 'telah berpikiran kotor terhadap perempuan tersebut'. Dalam bahasa Inggris dipakai kata 'lust', yang artinya memandang dengan penuh nafsu dan diiringi pikiran kotor di dalam hati.

Dengan berlaku sedemikian, Isa Al-Masih mengatakan bahwa orang itu sudah berdosa.
~
CA
# Lisda 2011-04-28 11:25
*
Bagaimana dengan ayat Ini?

Kejadian 19:34-38 Keesokan harinya berkatalah kakaknya kepada adiknya: "Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita." Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka. Yang lebih tua melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Moab; dialah bapa orang Moab yang sekarang. Yang lebih mudapun melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Ben-Ami; dialah bapa bani Amon yang sekarang.

Paling nanti comment ini dihapus, porno bukan?
# Staff Isa dan Islam 2011-05-03 09:45
~
Saudara Lisda, ayat di atas adalah bercerita tentang sejarah dunia dari beberapa suku bangsa. Tidak ada hal porno di dalamnya.

Namun, ayat di atas menyatakan bahwa kedua putri Luth telah melakukan dosa. Kisah ini diceritakan Allah melalui tulisan Musa kepada kita, untuk menyatakan bahwa ini adalah suatu perbuatan dosa yang harus kita hindari.

Alkitab adalah Firman Allah, dan segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (Injil, KItab 2 Timotius 3:16).

Alkitab sebagai Firman Allah adalah bagaikan sebuah cermin dari Allah, yang padanya kita boleh bercermin, dan kemudian menyadari bahwa ternyata wajah kita adalah sangat kotor, untuk kemudian kita perlu membersihkannya.

Dengan demikian, maka Alkitab mencatat pelbagai dosa manusia, dan diharapkan agar kita tidak mengulangi lagi perbuatan dosa-dosa mereka yang tercatat di dalam Kitab Suci.

Dalam beberapa ayat lainnya, beberapa kisah cinta yang murni juga digambarkan dalam bentuk puisi, yang mana di dalamnya juga tidak perlu ditangapi secara porno. Itu semata menunjukkan bahwa Allah menghargai cinta yang suci murni.

Dan sebagaimana Allah begitu menghargai pernyataan cinta kasih, sedemikian pula Allah mengasihi umat manusia ciptaan-Nya, dan rela memberikan Isa Al-MAsih sebagai yang menggantikan kita menanggung hukuman atas dosa-dosa kita.

Kami mengajak Saudara untuk boleh merenungkan tentang siapa Isa Al-Masih yang sebenarnya dalam: isadanislam.com/jalan-keselamatan. Kiranya Saudara beroleh berkah dari Allah yang sejati.
~
CA
# sugiyanto 2011-05-08 10:16
*
Tujuan Isa Al-Masih mati di kayu salib adalah untuk menebus jiwa-jiwa seperti mereka ini. Beruntunglah (masuk surgalah) orang-orang yang telah menyalib Yesus, karena telah menyebabkan tebusan dosa-dosa umat terjadi.
# Staff Isa dan Islam 2011-05-19 14:23
~
Saudara Sugiyanto, adalah benar bahwa peristiwa penyaliban adalah merupakan rencana dan kehendak Allah.

Namun biarpun apa yang dilakukan orang-orang yang menyalibkan Isa Al-Masih adalah sesuai dengan rencana dan kehendak Allah, mereka tidak melakukan hal itu dalam keadaan dipaksa oleh Allah. Melainkan mereka melakukan hal itu karena kebebasan berkehendak-nya mereka sendiri.

Dengan kata lain, setiap kali kita berdosa, kita tidak dipaksa oleh Allah untuk melakukan dosa tersebut.

Oleh sebab itu, tentulah setiap manusia harus bertanggungjawa b atas semua hal yang mereka lakukan dalam hidup ini, termasuk bertanggung jawab dalam hal-hal yang baik dan yang buruk sekalipun.

Setiap perbuatan baik dan buruk akan mendapat ganjarannya masing-masing sesuai dengan penghakiman yang akan dikerjakan oleh Isa Al-Masih yang akan bertindak sebagai Hakim Yang Adil nanti di akhir zaman.

Sudahkah Saudara siap menghadapi penghakiman di hari kiamat nanti? Allah menjanjikan bahwa setiap pengikut Isa Al-Masih akan menerima tempat yang tinggi nantinya (Qs 3:55). Sudahkah Saudara menjadi pengikut Isa Al-Masih?

Kami mengajak Saudara untuk boleh merenungkan: isadanislam.com/jalan-keselamatan. Kiranya Saudara mendapatkan hidayah yang sejati dari Allah.

CA
# susi 2011-07-27 08:05
*
“Upah dosa ialah maut” (Injil Surat Roma 6:2)

1. Apakah orang-orang non-Kristen yang telah meninggal berarti sudah dihapus dosa-dosanya dan masuk surga?

2. Apakah orang-orang Kristen yang melakukan aniaya misal mencuri, merampok, membunuh, menyiksa, memperkosa kepada orang lain dan belum di adili/menerima hukuman yang setimpal selama ia hidup dan belum dimaafkan oleh korbannya tetapi ia hanya mengakui dosanya kepada Yesus akan tetap masuk surga setelah ia mati dan tidak di siksa?

Apakah itu adil bagi korban-korbanny a?
# Staff Isa dan Islam 2011-07-29 09:04
~
“Upah dosa ialah maut,” (Injil, Surat Roma 6:23). Arti Maut ini adalah hukuman dan pemisahan kekal dari Allah sebagai akibat ketidaktaatan, yaitu menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya (neraka), dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya.

Tidak ada seorangpun yang dapat masuk ke sorga kecuali mereka mempercayai Isa Al-Masih sebagai Juruselamat pribadi. “Dan keselamatan tidak ada di dalam sesiapa pun selain di dalam Dia, kerana di bawah langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Injil, Surat Kisah Para Rasul 4:12).

Orang yang sungguh-sungguh Kristen tentunya tidak akan berbuat dosa lagi. Namun kalau ada orang yang “mengaku” Kristen tetapi hidup di dalam dosa, ini membuktikan bahwa belum betul-betul mengalami keselamatan dalam Isa Al-Masih.

“Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia.” (Injil, Surat 1 Yohanes 3:6)
~
SL
# zaeni 2013-06-01 19:10
*
Saya kutip tulisan admin diatas: seseorang yang telah diselamatkan dari dosa-dosa setelah sungguh-sungguh menerima pelepasan yang disediakan Isa Al-Masih, akan berusaha menghindari dosa-dosa karena: (2) Roh Allah datang dan tinggal di dalam dia. Dengan demikian, ada kuasa baru untuk mengatasi kuasa dosa (Injil, Surat I Korintus 6:19).

Jika Isa itu di sebut Tuhan karena ada Ruh Allah di dalam dirinya bagai mana mengenai penjelasan dari ayat injil yang admin sebutkan dia atas, apakah orang yang mampu menjaga dirinya dari dosa, mereka yang mempunyai kuasa baru untuk mengatasi kuasa dosa itu juga sebagai Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-07-23 11:20
~
Saudara Zaeni,

Isa Al-Masih adalah Roh Allah bukan dihinggapi Roh Allah. Di dalam riwayat anas hadis Anas Bin Malik 72, mengatakan Isa Al-Masih adalah Kalimat dan Roh Allah.Kalimat adalah Allah dalam hakikat-Nya dan Ia adalah tidak lain dari satu pribadi ilahi. Kalimat adalah pribadi Ilahi. Dan Roh Kudus adalah Roh Allah, dan Roh Allah tidak diciptakan. Dan apa yang tidak diciptakan adalah kekal, dan yang kekal adalah Allah sendiri. Dialah Isa Al-Masih, Roh dan Kalimat Allah. Hakekatnya Allah sendiri.
~
NN
# Matsani 2013-07-07 03:39
*
Saudara Zaeni,

Maaf ijinkan saya berbagi. Misalkan anda bekerja pada seorang pengusaha pemilik sebuah perusahaan besar. Karena anda orang baik, bekerja dengan baik dan hasil kerja anda sangat memuaskan, maka anda diberi kuasa penuh untuk memimpin dan mengatur perusahaan tersebut oleh tuan pemilik perusahaan itu. Segala kebijakan dan peraturan diserahkan kepada anda untuk membuatnya. Anda bisa melakukan apa saja di perusahaan tersebut.

Tetapi apakah anda bisa disebut sebagai pemilik perusahaan itu? Tentu tidak. Pemiliknya adalah tetap tuan yang memberi kuasa kepada anda. Begitu juga kita, orang yang mau percaya kepada Yesus dan mengikut-Nya. Kita diberi Roh Kudus menyertai kita, tetapi bukan kita pemilik Roh Kudus itu, dan kita tidak bisa disebut Tuhan. Yesus-lah yang mengirim Roh kudus itu. Dialah empu-Nya. Apakah anda sudah memiliki Roh Kudus, saudara Zaeni?! Terimakasih
# Tiang Jemuran 2013-09-18 11:02
*
Saya ingin bertanya staff IDI, terkait penjelasan anda bahwa pelepasan dosa dengan cara Tuhan disalib.

1. Apa buktinya sekarang bahwa dosa sudah disucikan setelah adanya penyaliban? Kita lihat sekarang bahwa manusia tidak luput dari dosa? Lalu apa yang disucikan?

2. Jika penyaliban untuk menyucikan dosa, kenapa al gojo yang membunuh Tuhan dianggap berdosa?

3. Masuk akalkan kita berdosa, Tuhan yang harus dibunuh? Apakah di dalam Kristen tidak diajarkan siapa yang berbuat, maka dia sendirilah yang harus menanggung semua akibatnya?

4. Siapa yang memasukan (yang memberi Hukuman) manusia berdosa ke dalam neraka? Manusia itu sendiri, Tuhan atau iblis?

Cukup ini saja dulu, pertanyaan lain akan menyusul.
# Staff Isa dan Islam 2013-10-02 14:14
~
Saudara Tiang Jemuran, terimakasih untuk pertanyaan saudara di atas.

Sayang sekali saudara mengajukan pertanyaan pada artikel yang salah. Namum secara umum kami jelaskan, dalam Kekristenan diajarkan bahwa “upah dosa adalaha maut.” Artinya, siapa yang hidup dalam dosa, maka dia sudah mati secara rohani.

Hanya Allah yang dapat memberi kehidupan bagi manusia. Termasuk kehidupan secara rohani. Itulah sebabnya, hanya Allah yang dapat menebus manusia dari kematian rohani, dan membawa mereka kepada Terang Kemuliaan Allah.

Itulah sebabnya salah satu nats dalam Kitab Suci Allah dituliskan, "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).

Untuk mendapatkan penjelasan yang lebih jelas dari pertanyaan saudara di atas, silakan membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/nh9x9vf.
~
SO
# gathan 2014-05-25 16:33
staff isa dan islam menjelaskan kepada anzas ( Namun Dia juga adalah Allah yang Maha Kasih. Oleh karena Dia begitu mengasihi kita, maka Ia rela menanggung hukumannya bagi kita.) menanggungkan hukuman dari siapa maksudnya dari tuhan ,dari manusia ,dari setan ? dia mengorban kan diri isa almasi untuk penebusan dosa manusia ke siapa ? bukankah menurut anda isa adalah tuhan jadi menebus dosa dari tuhan ke tuhan dong sadarlah itu tidak masuk logika dan tidak bisa diterima bag kita manusia yang berpikir
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com