Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter
Cetak

Video Menarik Tentang Isa, Putra Maryam

film-isaSaat ini saya tinggal di kota kecil. Walau kota ini sangat kecil, tetapi di sini juga terdapat bioskop. Sayangnya, saya tidak menemukan perpustakaan di kota ini, bahkan toko buku saja tidak tersedia. Sehingga, bila saya ingin membeli buku, saya harus pergi ke kota yang lebih besar.

Walau tidak semua, tapi umumnya orang lebih suka menonton sebuah film/cerita dibanding harus membaca buku. Lihatlah, di kota-kota besar kita bisa menemukan beberapa bioskop, tetapi tidak dengan perpustakaan. Hal ini membuktikan bahwa orang lebih suka menonton film di bioskop daripada berlama-lama di perpustakaan membaca buku.

Video: Kisah Al-Masih, Putra Maryam

Di bawah ini kami memberi ringkasan dari video tentang “Kisah Al-Masih, Putra Maryam.” Diambil dari sebuah film yang diproduksi oleh Create International, sebuah lembaga yang memproduksi film-film rohani. Film ini berdurasi 127 menit.

Selain dalam bahasa Indonesia, film ini juga tersedia dalam bahasa: Aceh, Minangkabau, Komering, Madura, Sunda, Bali, dan beberapa bahasa daerah lainnya. Juga tersedia dalam bahasa nasional dari berbagai bangsa. Seperti: Malaysia, Urdu, Mongol, dan berbagai bahasa dari bangsa lain.

Awal Kejatuhan Manusia Dalam Dosa

Ketika Allah menciptakan manusia, awalnya hubungan Allah dengan manusia baik. Hingga suatu hari manusia tergoda oleh iblis untuk melanggar perintah Allah. Sejak saat itu hubungan manusia dengan Allah putus. Sebagai upah dosa yang dilakukan, manusia diusir dari Firdaus. Namun Allah tetap mengasihi manusia dan tidak ingin dipisahkan dari ciptaan-Nya.

Dalam kitab suci-Nya Allah menyatakan rencana-Nya untuk menyelamatkan manusia. Melalui para nabi-Nya, Allah menjanjikan satu Pribadi yang dapat membawa manusia kembali pada kemuliaan Allah. Diantara nubuat yang dicatat kitab suci adalah, “Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala” (Kitab Nabi Mikha 5:2)

“Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Kitab Nabi Besar Yesaya 7:14).

Isa Al-Masih Menggenapi Nubuat Para Nabi

Lebih kurang lima ratus tahun kemudian, seorang wanita,  Siti Maryam, melahirkan bayi laki-laki. Dan bayi itu diberi nama Isa Al-Masih. Persis seperti yang disampaikan oleh malaikat Allah kepadanya. “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam . . . . . . ” (Qs 3:45).

Kelahiran Isa Al-Masih merupakan penggenapan dari nubuat yang telah disampaikan para nabi Allah sebelumnya. Selain itu, kedatangan-Nya adalah wujud kasih Allah kepada manusia melalui nubuat-nubuat yang dilakukan-Nya selama Dia tinggal di dunia. Seperti: “. . . menyembuhkan orang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak, mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) . . . ” (Qs 5:110).

Isa Al-Masih – Sang Juruselamat yang Dijanjikan Allah

Kehidupan Isa selama di dunia membuktikan bahwa sesungguhnya Dia adalah seseorang yang diberitakan para nabi. Isa Al-Masih adalah Kalimatullah yang dijanjikan Allah, yang akan menyelamatkan umat-Nya, membawa mereka kembali pada Allah dan menjanjikan suatu tempat dalam Kerajaan Allah yang kekal.

Isa Al-Masih telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan dosa. Dia juga bangkit mengalahkan kematian.  Semua ini sesuai dengan rencana Allah. Kehidupan Isa tidak hanya menggenapi tulisan para nabi, tapi juga meneguhkan kebenaran Buku Allah yang kudus. Ia datang untuk memberikan hidup yang berkelimpahan. Kehidupan, kematian dan kebangkitan-Nya memulihkan hubungan antara Allah dengan semua orang yang percaya kepada-Nya.

Inilah yang ditawarkan Isa kepada setiap orang “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku” (Injil, Kitab Wahyu 3:20).

Untuk melihat cerita lengkap dari ringkasan di atas, saudara dapat meng-unduh secara gratis pada tautan ini.

[Staf Isa dan Islam – Rindukah saudara menerima tawaran keselamatan Isa Al-Masih di atas? Artikel pada tautan ini dapat membantu saudara untuk meresponi panggilan-Nya.]

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Haydar Ali 2013-03-18 21:58
*
Sebelum kita memulai diskusi, adakah dalam kitab Taurat milik Musa/Moses, ataukah kitab Zabur milik Daud/David serta kitab Daniel yang mempertegas memang Isa adalah penerus mereka. Tolong dijawab terimakasih. Kita akan bertemu disesi berikutnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-22 11:20
~
Saudara Ali,

Terdapat banyak ayat dalam kitab Taurat Musa yang menubuatkan kedatangan Isa Al-Masih, salah satu ayatnya :

“Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya" (Taurat, Kitab Kejadian 3:15).

Allah berjanji kepada Adam dan Hawa bahwa akan terjadi di satu masa datanglah yang disebut “keturunan perempuan” atau bin perempuan. Dialah Isa Al-Masih satu-satunya bin perempuan dan yang meremukan kepala setan.

Daud banyak menubuatkan tentang hal-hal yang akan dialami secara fisik oleh Isa Al-Masih, yaitu: “Mereka membagi-bagikan pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku” (Kitab, Mazmur 22:19). Penggenapan ayat ini terdapat di Injil, Rasul Besar Matius 27:35.

Nubuat tentang Isa Al-Masih terdapat dalam kitab nabi Daniel 9:24-27. Dalam ayat itu Daniel menyatakan secara eksplisit bahwa Isa Al-Masih akan datang pada 69 "sabat" (yaitu, 69 tahun sabat - atau total 483 tahun) setelah dekrit yang diberikan untuk membangun kembali Yerusalem, yang saat itu tinggal reruntuhan setelah Nebukadnezar, raja Babilonia, menghancurkanny a.

Tentulah nubuatan besar yang Allah buat ini adalah rencana Allah agar manusia mengenal-Nya bukan?
~
NN
# kafirisasi 2013-03-19 05:26
*
Sdr Haydar Ali,

Yesus tertulis di Kitab Mazmur 22:17-19 “Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. Segala tulangku dapat kuhitung; mereka menonton, mereka memandangi aku. Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku”

Dalam Taurat, Kitab Keluaran: Musa diperintahkan Tuhan untuk memberikan persembahan berupa domba sebagai korban penghapusan dosa. Dan olesan darah pada ambang atas rumah orang Israel sehingga terlewati malaikat maut waktu Allah menghukum Firaun. Yesus adalah anak domba Allah, darah-Nya menghapus dosa manusia.

Dalam Kitab Nabi Yunus 2:3, Dimana Yunus diperangkap di dalam perut ikan di pusat lautan selama tiga hari, sebelum membawa berita keselamatan sehingga orang Niniwe bertobat. Seperti tertulis dalam Injil Matius 12:40 “Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam”

Yesus mati dan masuk ke dalam kerajaan maut dan bangkit dari orang mati pada hari yang ke-3, untuk membayar lunas dosa manusia. Sehingga siapa yang percaya pada-Nya menjadi milik-Nya dan tidak ada yang dapat merebut dari-Nya.

Inilah tanda dan nubuatan tentang Yesus tertulis di kitab Taurat, anda dapat baca juga di Kitab Nabi Yesaya 9.
# moer 2013-03-19 09:50
*
To: Kafirisasi,

Juga termasuk Mazmur 22:1 “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku”

Ayat ini adalah pertanyaan yang paling disukai saudara-saudara Muslim kita. Mereka mengira Yesus minta tolong. Rupanya mereka tidak tahu bahwa Yesus sedang menggenapi apa yang tertulis dalam Mazmur Daud.
# FIdy 2013-03-19 17:15
*
“Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala” (Kitab, Nabi Mikha 5:2).

Berarti Yesus diutus hanya kepada kaum Israel? Namun sangat disayangkan misi Yesus gagal karena hingga kini kaum Israel tidak ada yang menerima Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 21:24
~
Saudara Fldy,

Baik sekali pengetahuan Alkitab saudara. Saudara mengetahui bahwa Isa Al-Masih dinubuatkan para nabi sebelumnya.

Memang benar dan tergenapilah nubuatan Nabi Mikha, Isa Al-Masih yang sudah ada sejak purbakala mau hadir ditengah-tengah suku bangsa Yahudi. Bahkan desa permulaan kehadiran Isa Al-Masih juga disebutkan.

Isa Al-Masih tidak mungkin pernah gagal karena Dialah yang terkemuka di dunia dan akhirat (Qs 3:45). Bagaimana mungkin Al-Quran menyebut Isa Al-Masih yang terkemuka di dunia dan akhirat jika Ia bisa gagal seperti manusia.

Justru penolakan orang Israel terhadap Isa Al-Masih adalah penggenapan Firman Allah supaya bangsa-bangsa lain beroleh keselamatan dari Isa Al-Masih.

Firman Allah berkata: “Isa Al-Masih telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain..." (Injil, surat Galatia 3:14).
~
NN
# Prof.DR.Aboebakarabu 2013-03-19 17:56
*
Seperti yang ditulis di atas: “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Kitab Nabi Besar Yesaya 7:14).

“Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam . . . ” (Qs 3:45).

Kedua ayat tersebut diatas sangat terasa keterkaitannya, akan lahir kalimat Allah. Dan seperti yang di tulis di Al- Quran: “. . . menyembuhkan orang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak, mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) . . . ” (Qs 5:110).

Yang jadi pertanyaan saya, apakah yang membuat kaum muslimin tidak mengakui bahwa Isa itu adalah Tuhan, padahal dari ayat mujizat itu sangat mustahil bisa dilakukan manusia dan kaum muslimin selalu menganggap mujizat itu hanya karena seizin Allah?
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 21:29
~
Saudara Prof,

Kami mau menambahkan, ada tertulis Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah dan Roh Allah (Anas Bin Malik 72).

Seorang sarjana Muslim bernama Al Shaikh Muhip al Din al Arabi berkata "Kalimat adalah Allah dalam hakikat-Nya dan Ia adalah tidak lain dari satu pribadi ilahi. Kalimat adalah pribadi Ilahi" (buku Fustus Al Hukum bagian 2 hal.35).

Hanya Sang pencipta yang pantas disebut terkemuka di dunia ini dan akhirat. Bukan Allah jika Ia tidak terkemuka di dunia dan akhirat. Dan dalam Qs 3:45 Isa Al-Masih adalah yang terkemuka di dunia dan akhirat.
~
NN
# FIdy 2013-03-19 18:29
*
To: Prof.DR.Aboebakarabu,

Para nabi yang lain juga memiliki banyak mukjizat, mengapa kaum kafir tidak menyembah para nabi sebagai Tuhan juga?

Nabi Elia bisa menghidupkan orang mati (1 Raja 17:22), Nabi Elisa dapat menyembuhkan orang buta dan penyakit kusta (2 Raja 6:17 dan 2 Raja 5:10-11), dan bahkan Nabi Musa bisa membelah laut. Mengapa kaum kafir tidak menyembah para nabi tersebut?

Sudah jelas di dalam QS 5:110 semua mukjizat Nabi Isa terjadi atas Izin Allah, maka dengan demikian yang mengadakan mukjizat adalah Allah melalui perantara Nabi Isa.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 21:35
~
Saudara Fldy,

Para nabi mengadakan mujizat karena Allah yang menyertai mereka. Allah menjawab permohonan mereka maka terjadilah mujizat. Tanpa izin Allah tidak mungkin mujizat terjadi.

Sedangkan Isa Al-Masih mengadakan mujizat yang berasal dari diri-Nya sendiri. Secara spontan Ia dapat menyembuhkan siapapun yang memerlukan kesembuhan. Alam tunduk pada hardikan-Nya. Setan-setan menyingkir dan pergi ketakutan ketika melihat Isa Al-Masih.

Lagipula, Isa Al-Masih berkuasa mengampuni dosa manusia. “Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Isa Al-Masih melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni" (Injil, Rasul Besar Matius 9:2).

Bukankah para nabi tidak memiliki kapasitas untuk mengampuni dosa manusia dan hanya Allah yang memiliki otoritas untuk mengampuni dosa manusia, bukan?
~
NN
# Fidy 2013-03-19 18:40
*
Kalimat-Nya adalah kalimat Allah SWT yang berbunyi "Kun Fayakun" (jadilah, maka jadilah). Anda dan kita semua adalah kalimat Allah, begitu juga dengan langit, bumi dan segala isinya adalah kalimat Allah.

Karena kita semua diciptakan dengan kalimat Allah SWT yang berbunyi "Kun Fayakun" Qs 2:117, "Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah!" lalu jadilah ia"

Itulah hakekat kalimat Allah SWT.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-22 10:45
~
Saudara Fidy,

Saudara benar sekali bahwa Allah menciptakan dengan hanya berfirman "Kun Fa Yakun" (jadilah maka jadi). Allah berkuasa mengadakan dari yang tidak ada menjadi ada, sebagaimana semesta ini diciptakan-Nya.

Tetapi saudaraku, perhatikanlah bahwa Qs 3:45 tidak sama dengan ketika dia berfirman "jadilah maka jadi" saat mencipta. Qs 3:45 adalah sebuah berita dari Jibril. Jibril menjelaskan status Isa Al-Masih sebagai yang terkemuka di dunia dan akhirat. Dan ketika Jibril berkata "Al-Masih yang terkemuka di dunia dan akhirat" bukan sedang menjelaskan proses terjadinya Isa Al-Masih seperti yang saudara duga.

Pada bagian sebelumnya Jibril sudah menjelaskan proses Isa Al-Masih menjadi manusia. Perhatikan kalimat "...dengan kalimat yang daripadanya". Dalam Anas bin Malik 72 dengan gamblang dijelaskan "Isa Al-Masih adalah kalimat Allah dan Roh Allah"

Sebagaimana Muslim menilai Al-Quran datang dari Allah, Al-Quran sudah ada sejak mulanya, demikian Isa Al-Masih. Dialah Firman yang menjadi daging [manusia].

Ada Firman yang menjadi buku namun ada Firman yang menjadi manusia. Firman itu kekal dan sudah ada sebagaimana Allah itu sudah ada sejak semula. [b]“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah”. (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3).

Isa Al-Masih adalah Firman yang menjadi manusia, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya.. (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14)
~
NN
# kafirisasi 2013-03-20 05:10
*
Yesus lahir di malam hari yang gelap (gelap = kuasa dosa). Dan ada terang cahaya bintang Timur di Betlehem (terang = kemuliaan Allah) menandai kelahiran-Nya yang menjadi penunjuk orang majus dan gembala datang ke kandang binatang tempat Dia lahir dan tidur di palungan.

Dia disalib siang hari (terang = kemuliaan Allah) dan menjelang kematian-Nya kegelapan (gelap = dosa) menyelimuti Golgota, karena langit menjadi hitam dan terjadi gempa bumi. Dia menang dari kuasa maut, bangkit dan naik ke surga. Dia akan datang lagi untuk menghakimi.

Dengan adanya diskusi ini, ternyata kejadian 2000 tahun yang lalu masih ada. Yaitu adanya orang Farisi dan ahli Taurat yang memperdebatkan kebenaran firman Allah secara hurufiah. Adanya para Imam yang melakukan hujatan dan fitnah; adanya olok-olok orang yang menyalib Yesus dan penjahat sebelah kiri-Nya yang berseru: "Orang lain Ia selamatkan tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan"
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 11:10
~
Saudara Kafirisasi,

Terimakasih atas penjelasan saudara di atas. Kami setuju dengan pernyataan saudara bahwa kelahiran Isa Al-Masih telah membawa terang bagi dunia. Sebab demikianlah adanya seturut yang tertulis dalam Kitab Suci Injil. “Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).

Benar yang saudara katakan, bahwa saat ini masih banyak orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang mengartikan wahyu-wahyu Allah secara hurufiah. Adalah tugas sebagai orang percaya untuk memberitakan Kebenaran Injil. Agar mereka yang tersesat dapat diselamatkan, melalui karya Roh Kudus.
~
SO
# moer 2013-03-20 07:39
*
To: Fidy,

“Para Nabi yang lain juga memiliki banyak mukjizat, mengapa kaum kafir tidak menyembah para nabi sebagai Tuhan juga?”

Jawaban saya: Karena nabi yang lain bukan Tuhan. Kami menyembah Yesus bukan hanya semata-mata karena Dia mampu bermujizat. Tapi karena hanya Dialah Tuhan dan Juruselamat.

“Anda dan kita semua adalah Kalimat Allah, begitu juga dengan langit, bumi dan segala isinya adalah Kalimat Allah. Karena kita semua diciptakan dengan Kalimat Allah SWT yang berbunyi "Kun Fayakun"

Jawaban saya: Kita semua diciptakan dengan kalimat Allah, tapi kita bukanlah Kalimat Allah itu sendiri! Coba anda renungkan, jika anda menulis dengan tangan, apakah tulisan anda bisa disebut tangan? Kita hanyalah hasil.
# Prof.DR.Aboebakarabu 2013-03-20 12:09
*
Saudara Fidy,

Kalaulah benar seperti yang anda sebut, nabi yang lain bisa juga membuat mujizat seizin Allah. Bagaimana dengan pernyataan tentang Isa adalah Kalimat Allah yang suci tidak berdosa seperti yang disebut di Al-Quran dan Alkitab.

Menurut Bung FIdy, apakah Isa itu manusia biasa? Mohon pendapatnya. Terimakasih.
# Fidy 2013-03-20 12:15
*
Moer: Karena nabi yang lain bukan Tuhan. Kami menyembah Yesus bukan hanya semata-mata karena Dia mampu bermujizat. Tapi karena hanya Dialah Tuhan dan Juruselamat.
---------------------------------------------------
Yesus Tuhan? Mana dalilnya? Jawaban anda tidak berdasarkan dalil, hanya berdasarkan imajinasi kosong dan doktrin yang sudah melekat turun temurun.

Saya menulis dengan tangan, maka tulisan itu adalah hasil karya saya (tulisan saya). Begitu juga Allah yang menciptakan kita dengan Kalimat-Nya. Maka itu disebut ciptaan Allah/Kalimat-N ya, dan bukan Allah itu sendiri.

Nabi Isa diciptakan dengan Kalimat-Nya yang berbunyi "Kun Fayakun", berarti Dia adalah hasil Ciptaan-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 11:12
~
Saudara Fidy, bila saudara membaca Injil, saudara akan menemukan cukup banyak ayat yang menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia. Seperti: “Aku [Yesus] adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13). Bukankah hanya Allah yang layak mempunyai sifat kekal?

Benarkah Tuhan telah menjelma menjadi manusia? Inilah ayatnya: “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-2; 14).

Sebelum menjadi manusia, Dia adalah Firman dan Firman itu adalah Allah. Salah satu sifat Allah adalah maha berkehendak. Sebab itu, bukankah Allah bisa menjadi apa saja sesuai yang Dia kehendaki?

Benarkah Yesus adalah Juruselamat? Inilah kata Kitab Suci mengenai hal itu: “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan" (Injil, Kisah Para Rasul 4:12).

Semoga penjelasan yang singkat ini dapat membantu saudara untuk lebih memahami siapakah sebenarnya Yesus Kristus/Isa Al-Masih itu.
~
SO
# Fidy 2013-03-20 12:34
*
Saudara Prof.DR.Aboebakarabu,

Para nabi lainnya juga orang-orang suci dan tak berdosa, karena Allah SWT sudah mengampuni kesalahan-kesal ahan mereka.

Qs 38:45-46 "Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbu atan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahka n kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat”
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 11:12
~
Saudara Fidy, dalam memberi pernyataan ada baiknya saudara tidak sesumbar. Baik Alkitab maupun Al-Quran tidak pernah mencatat bahwa semua nabi lainnya juga suci. Hanya Isa Al-Masih yang dicatat sebagai pribadi yang pernah ada di dunia ini yang suci semenjak lahir hingga wafat.

Perhatikan ayat ini: “Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci" (Qs 19:19). Al-Bukari menekankan hal yang sama, "Setiap anak yang lahir dijamah iblis sehingga menangis kecuali Isa, anak Maryam” (Bukhari-Anbiya , Bab 44, Tafsir sura3, b.2).

Menurut Al-Quran juga hadist, hanya Isa Al-Masih yang suci sejak lahir dan tidak pernah berdosa semasa hidupnya.

Perhatikan juga ayat ini "Maka ketahuliah ya (Muhammad) . . . . . mohonlah ampunan (kepada-Nya) bagi dosamu dan bagi dosa-dosa orang Mu'min” (Qs 47:19). Lagi Qs 48:2 menekankan hal yang sama, “Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang . . . . ”

Dua ayat ini menjelaskan bahwa Muhammad telah berdosa ketika dewasa dan akan terus berdosa. Sehingga dia memerlukan pengampunan dari Allah. Tapi bagi Isa Al-Masih hal itu tidak berlaku, Dia tidak perlu meminta pengampunan. Sebaliknya, justru Dia yang memberi pengampunan bagi dosa seseorang.
~
SO
# Ronz 2013-03-20 15:15
*
To: FidI,

Ada tertulis “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil Yohanes 1:1) dan “Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya” (Injil Yohanes 1:10-11).

Tahukah anda bahwa nabi-nabi terdahulu dapat bermujizat setelah mendapat ijin Allah? Tapi apakah Yesus seperti itu? Mari kita lihat salah satu contoh: "Kata Yesus kepadanya (orang lumpuh): Bangunlah, angkat tilammu, dan berjalanlah. Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan” (Injil Yohanes 5:8-9).

Anda dapat membaca kisah lengkap peristiwa tersebut di Injil Yohanes 5:1-18. Apakah Yesus minta ijin dari Allah?

Memang benar bahwa nabi-nabi terdahulu juga orang suci, tetapi pada awalnya mereka berdosakan? Sehingga mereka disucikan oleh Allah menurut kitab anda. Tetapi kitab anda juga berkata ada satu pribadi yang tidak berdosa sama sekali, bahkan sejak dalam kandungan. Bahkan Muhammad pun bersaksi tiap-tiap anak yang baru lahir disentuh oleh setan, kecuali Isa (Yesus).

Di sini termasuk Muhammad sejak lahir pernah disentuh setan. Menurut anda, mengapa setan tidak menyentuh Bayi Yesus ketika Ia baru lahir?
# Fidy 2013-03-20 16:21
*
To: Ronz,

Yesus justru meminta izin terlebih dahulu kepada Allah sebelum mengadakan mukjizat. Sebagai contoh pada saat Yesus menghidupkan Lazarus, Dia berdoa kepada Allah terlebih dahulu dengan menengadah tangan ke atas.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 14:18
~
Saudara Fidy,

Saudara jangan mengartikan setiap ayat sesuai dengan pemikiran saudara. Juga saudara tidak bisa menterjemahkan sebuah ayat hanya berdasarkan ayat tersebut. Perlu juga saudara melihat ayat-ayat lain, dan konteks dari ayat tersebut.

Untuk membuktikkan ketuhanan Yesus, saudara tidak bisa hanya berpatokan pada mujizat yang dilakukan-Nya. Bila saudara membaca Injil, terdapat cukup referensi yang menyatakan bahwa Yesus adalah benar Tuhan yang menjadi manusia.

Dalam Injil dicatat beberapa Yesus mengampuni dosa seseorang, diantaranya: “Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!" (Injil, Rasul Markus 2:5) Bukankah hanya Allah saja yang dapat mengampuni dosa seseorang? Lalu, siapakah Yesus sehingga Dia berkata demikian?.

“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir" (Injil, Kitab Wahyu 22:13) Alfa dan Omega artinya kekal. Bila kekal hanya sifat Allah saja, lalu siapakah Isa sehingga Dia berhak berkata bahwa diri-Nya adalah kekal?

Saudara Fidy, bukalah mata rohani saudara. Jangan tutup hati saudara dari kebenaran yang ada.
~
SO
# moer 2013-03-20 20:27
*
To: Fidy,

Menurut anda siapakan yang berkuasa atas maut? Adakah manusia yang berkuasa atas maut? Menurut anda adakah manusia yang berkuasa mengampuni dosa? Menurut anda adakah manusia yang berhak menentukan surga dan neraka di hari akhir nanti?

Menurut anda apakah para nabi tidak akan dibangkitan lagi pada hari akhir untuk menerima penghakiman di hari akhir? Siapa yang menghakimi mereka di hari akhir menurut anda?
# Fidy 2013-03-20 20:44
*
To: Moer,

Yang berkuasa atas maut adalah Allah SWT, tidak ada yang lain. Adapun mukjizat Yesus yang bisa menghidupkan orang mati terjadi atas kehendak-Nya, terbukti Yesus berdoa kepada Allah pada saat mengidupkan Lazarus. Begitu pula dengan Nabi Elia yang juga bisa menghidupkan orang mati atas Izin-Nya. Para nabi juga berhak mengampuni dosa umatnya atas persetujuan Allah.

Satu-satunya hakim yang adil di akhirat kelak hanyalah Allah, tidak ada yang lain. Baik Alkitab maupun Al-Quran menyatakan hal yang sama. Qs 95:8 “Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?

Mazmur 50:6 “Langit memberitakan keadilan-Nya, sebab Allah sendirilah Hakim. Sela”
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 18:30
~
Saudara Fidy,

Menurut saudara, mungkinkah orang sakit dapat menyembuhkan orang sakit? Mungkinkah orang buta dapat menuntun orang yang buta? Mungkinkah orang berdosa dapat mengampuni dosa orang lain?

Kami setuju dengan pernyataan saudara bahwa hanya Allah satu-satunya hakim yang adil. Bagaimana dengan hadist ini: Nabi bersabda Hadits Shahih Muslim 127 "Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah kamu Dia akan menjadi Hakim yang adil"

Muhammad sendiri mengatakan bahwa Isa Al-Masih akan datang di tengah-tengah manusia sebagai Hakim yang adil.

Bila saudara percaya bahwa Hakim yang adil hanya Allah, lalu siapakah Isa Al-Masih sehingga nabi saudara sendiri mengatakan bahwa Isa Al-Masih adalah Hakim yang adil?
~
SO
# Ronz 2013-03-20 23:48
*
To: Fidy,

Anda tidak memperhatikan kesaksian Yohanes tentang ia berkata: “Sebab Dia telah ada sebelum aku."

Jika anda mengetahui sebenarnya Injil merupakan kesaksian para murid Yesus, dan dengan bantuan Roh Kudus mereka menuliskannya dalam sebuah kitab. Bahkan Yesus sendiri bersaksi siapa Dia sebenarnya "Lalu Ia (Yesus) berkata pada mreka: kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini" (Injil Yohanes 8:23)

Yesus pada Injil Yohanes 11:41 bukan meminta ijin kepada Allah. Melainkan Ia mengucap syukur karena dengan peristiwa tersebut Ia membuktikkan bahwa Dia-lah Mesias/Kristus/ Anak Allah.

Kata milik tidak selalu berarti ciptaan. Arti milik di sini adalah bahwa Yesus adalah Firman Allah yang Nuzul ke dunia berwujud manusia.

Mengenai Inji Matius 6:12, di situ Yesus bukan meminta ampunan. Melainkan Ia mengajarkan cara berdoa kepada murid-murid-Nya . Baca selengkapnya Injil Matius 6:9-13. Dan itu merupakan "Doa Bapa Kami" bagi Kristen.
# moer 2013-03-21 07:23
*
To: Fidy,

Anda menulis dengan tangan. Anda menciptakan tulisan dengan tangan itu benar, perhatikan disini:
- Tulisan anda adalah ciptaan anda
- Tulisan anda dan tangan anda adalah dua hal yang berbeda. Hanya karena tulisan anda diciptakan menggunakan tangan anda, tidak berarti tulisan anda = tangan anda
- Ketika orang menanyakan siapa yang menulis tulisan itu, maka jawabannya adalah anda, melalui tangan andalah tulisan itu tercipta. Anda dan tangan anda adalah bagian yang tak terpisahkan.

Masukan analogi di atas ked alam pernyataan Allah menciptakan anda dengan Firman-Nya:
- Anda adalah ciptaan-Nya
- Anda bukanlah Firman itu sendiri
- Allah dan Firman adalah satu kesatuan yang absolut
# moer 2013-03-21 07:56
*
To: Fidy,

Satu-satunya hakim yang adil di akhirat kelak hanyalah Allah, tidak ada yang lain. Baik Alkitab maupun Al-Quran menyatakan hal yang sama.

Jawab: Apa anda yakin begitu? Lalu siapa hakim adil yang ada tertulis dalam: Hadits shahih muslim jilid I no 104 dan Hadits shahih muslim no.127?

Mari kita melihat apa yang Alkitab katakan tentang hakim adil. “Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati” (Kisah Para Rasul 10:42)

“Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak” (Injil Yohanes 5:22)

“Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya”
(Injil, Surat 2 Timotius 4:1).
# iswara 2013-03-21 11:41
*
Pengertian untuk semunya: Pada dasarnya mujizat itu memang sudah sernah dilakukan oleh para nabi sebelum Isa. Dan Isa sendiri pun berkuasa untuk melakukan mujizat-mujizat yang dilakukan-Nya. Tetapi tetap saja para nabi sebelum Yesus tetap mengalami dosa. Yaitu dosa (asal) sampai batas waktu yang ditetapkan Allah sendiri.

Satu-satunya Pribadi yang tidak terkena, baik dosa asal maupun dos perbuatan, yaitu Allah sendiri. Ingat, dosa asal hanya bisa ditanggung dan ditebus oleh Allah sendiri (Allah memang berkuasa, tetapi Allah juga tidak akan mengingkari janji-Nya)

Dengan kedatangan Isa Al-Masih, karya keselamatan itu ditujukan supaya manusia tahu akan cinta kasih Allah kepada manusia. Bahwa dengan sengsara wafat dan kebangkitan Isa Al-Masih, manusia telah terbatas dari dosa (asal) dari Firman yang mulanya jauh dari manusia karena dosa manusia sendiri kini telah diikat kembali dalam pribadi Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-22 21:37
~
Saudara Iswara,

Terimakasih atas penjelasan saudara di atas. Bila saudara tidak keberatan, saudara dapat membaca artikel-artikel pada situs ini yang menjelaskan tentang Pribadi Isa Al-Masih, tujuan kedatangan-Nya ke dunia, dan mengapa Dia datang ke dunia. Dengan membaca artikel-artikel tersebut, mungkin dapat menambah pemahaman saudara mengenai Pribadi Isa Al-Masih.

Silakan membaca penjelasan kami pada artikel di link ini: http://tinyurl.com/c4phapd. Bila ada pertanyaan, saudara dapat mengemail staf kami di: .
~
SO
# Isa Al-Masih 2013-03-21 15:55
*
Staf, Isa dan Islam,

Film Isa Al-Masih putra Maryam adalah film yang berjudul "The Messiah, The Spirit of God." yang diproduksi oleh negara Iran. Film tersebut adalah film yang sangat sesuai dengan cerita kehidupan Isa Al-Masih, yaitu sebagai utusan, bukan sebagai Tuhan dan berdasarkan Al Quran.

Jika film Isa Al-Masih yang anda tawarkan ceritanya adalah Isa Al-Masih disalibkan dan sebagai seorang Tuhan/anak Tuhan, berarti itu bukan film Isa Putra Maryam. Tetapi film Yesus Kristus putra Yusuf dan Maria.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-22 21:37
~
Apakah saudara yang mengakui bernama Isa Al-Masih, sudah menonton film tersebut seluruhnya berdasarkan link yang kami berikan? Kami mengenal yayasan yang memproduksi film tersebut, dan mereka bukan berkewarga-nega raan Iran atau tinggal di negara Iran.

Apakah saudara tahu bahwa Isa Al-Masih putra Maryam dan Yesus Kristus putra Yusuf dan Maria itu adalah sama?

Saran kami, silakan saudara membaca dan mempelajari artikel-artikel yang menjelaskan tentang Pribadi Isa Al-Masih. Supaya saudara mempunyai pandangan yang benar tentang siapakah sebenarnya Isa Al-Masih/Yesus Kristus itu. Mungkin link ini dapat membantu saudara: http://tinyurl.com/c4phapd.

Bila ada pertanyaan, saudara dapat mengemail staf kami di: .
~
SO
# moer 2013-03-21 16:42
*
Yesus disalibkan adalah lebih logis dibandingkan kisah Yudas yang diserupakan dengan Isa. Kita semua setuju bukan kalau Allah yang kudus bukanlah penipu yang melakukan kebohongan publik?

Yesus adalah yang awal dan yang akhi. Yang awal dari segala yang ada, yang pertama ada sebelum segala sesuatu ada. Dan yang akhir dari segala sesuatu, ketika segala sesuatu yang ada telah berakhir, hanya Dia yang tidak akan berakhir

Tuhan adalah Allah, tidak ada yang lain selain Dia. Yakinkan anda bahwa Allah adalah the one and only? Jika anda yakin, silakan anda ubah ajaran Islam anda, katakanlah Allahu Wahid, jangan katakan Allahu Ahad.

Tidak tahukah anda bahwa:
Ahad = Echad = Esa = satu kesatuan yang absolut dan bukan berarti The one and only?
# pencerahan 2013-03-21 22:41
*
To: Moer,

Perbedaan kata ahad dengan wahid: Kata ahad. “Esa”, artinya yang betul-betul satu, yang merupakan ‘satu-satunya’, bukan urutan bilangan. Bukan sekadar wahid atau “satu” sebagainama bilangan.

Maksud bahwa “Ahad bukan bilangan” artinya Allah bukan merupakan hasil dari ½ +½ atau dengan kata lain bukan hasil koalisi. Bukan pula bermakna 2 – 1 yang merupakan hasil dari perebutan kekuasaan.

Jadi “Allahu Ahad” berarti Allah itu satu secara mutlak dalam segala hal: Esa dalam wujud-Nya, Esa dalam sifat-Nya, dan Esa dalam karya-Nya.

Ahad juga berarti tidak ada yang sebanding. Sedangkan kata wahid merupakan bilangan pertama dalam hitungan yang artinya “satu”. Tatkala disebutkan wahid (satu), ada kemungkinan berbilang menjadi dua atau tiga. Sehingga dapat dipahami bahwa Allah itu tunggal, tidak berbilang sebagaimana keyakinan orang-orang di luar Islam.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-25 12:07
~
Saudara Pencerahan,

Silakan membaca penjelasan kami di bawah ini tentang arti kata “Ekhad”.

Ekhad berasal dari bahasa Ibrani. Artinya: Esa, Pertama, Satu, dan Gabungan (Unity).

Ekhad adalah kesatuan dari yang jamak, yang diterjemahkan menjadi "esa", "pertama", "satu", yaitu kesatuan yang kompleks, bukan kesatuan yang absolut. Contoh: Seorang manusia adalah kesatuan dari tubuh, nafas, jiwa, pikiran, perasaan. Suatu keluarga adalah kesatuan dari ayah, ibu, anak. Suatu pohon adalah kesatuan dari akar, batang, cabang, dahan, ranting, daun. Dan, Allah adalah kesatuan dari Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus.

Sedangkan untuk menyatakan sesuatu yang benar-benar: “tunggal”, “satu-satunya”, “sendiri”, menggunakan kata Yakhid. Tapi kata ini tidak pernah digunakan untuk menyatakan Tuhan.

Semoga penjelasan ini dapat menolong saudara untuk lebih memahami arti kata Ekhad. Dan saran kami, mari kembali ke topik diskusi.

Kami rasa tidak ada salahnya bila saudara mempelajari lagi tentang makna dari Tritunggal Allah itu sendiri. Silakan klik pada link ini: http://tinyurl.com/d2k6hcw.
~
SO
# pencerahan 2013-03-21 22:47
*
Staf Isa dan Islam,

Yesus Tuhan? Kalau Tuhan, mengapa harus ribuan tahun dan ribuan nabi dan rasul diutus oleh Tuhan, baru Tuhan sendiri yang turun tangan menjelma menjadi Yesus? Apa karena Tuhan sudah tidak punya kuasa lagi untuk mengampuni dosa manusia?

Tanpa dan dengan adanya Yesus sebagai Tuhan-pun, buktinya hingga saat ini, tidak sedikit manusia yang hidup dalam gemerlap dosa. Dan bukankah dengan iming-iming "pasti masuk sorga" karena sudah ada "penebus dosa" yang justru kian mendorong manusia berbuat dosa.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-23 14:53
~
Firman Allah dalam Kitab Suci-Nya berkata, "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir" (Kitab Pengkhotbah 3:11).

Hanya Tuhan saja yang tahu kapan setiap hal harus Dia genapi. Bila Tuhan datang setelah ribuan tahun kemudian, menurut kami, itulah waktu yang tepat menurut Tuhan, untuk Dia menyatakan diri-Nya sebagai manusia. Satu hal yang perlu saudara ingat, Tuhan tidak ingin semua manusia binasa, itu sebabnya Dia memberi waktu kepada manusia untuk bertobat, Walau kenyataanya manusia tetap setia dalam dosa.

Saudara salah besar bila berpendapat bahwa jaminan keselamatan yang diberikan Isa Al-Masih sekedar iming-iming. Seorang yang memutuskan menerima Isa sebagai Juruselamat, bukan berarti semua sudah selesai dan dia bebas melakukan dosa. Sebaliknya, dia harus meninggalkan hidup lama yang penuh dosa, kepada hidup yang sesuai dengan kebenaran firman Allah. Itulah yang disebut pertobatan.
~
SO
# akuaku 2013-03-21 23:03
*
Bukan hanya Isa yang wajib diimani oleh Islam sebagai jalan yang lurus, tapi semua nabi dan rasul utusan Allah adalah pemberi petunjuk tentang jalan yang lurus.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-23 14:52
~
Saudara Akuaku,

Kami setuju dengan pendapat saudara bahwa semua nabi dan rasul utusan Allah, tentu membawa sebuah petunjuk. Dimana, dengan "bermodalkan" petunjuk tersebut mereka berharap dapat menggapai sorga Allah. Bila dapat diistilahkan, petunjuk tersebut sama seperti "peta."

Umat beragama, ketika mencari jalan Allah, mereka menggunakan "peta" yang mereka miliki. Berharap dengan adanya "peta" tersebut mereka tidak tersesat. Tetapi saudara juga harus ingat, bahwa "peta" yang tidak benar dapat membuat saudara tersesat.

Perhatikan ayat ini, "Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Injil, Rasul Besar Yohanes 14:6). Isa Al-Masih memperkenalkan diri-Nya sebagai "Jalan" dan bukan sebagai "peta."

Ketika kita sudah mempunyai "Jalan" untuk menuju tempat yang akan kita tuju, bukankah itu lebih baik daripada hanya sekedar mengandalkan sebuah "peta"?
~
SO
# Ronz 2013-03-21 23:21
*
To: Pencerahan,

Justru dengan banyaknya nabi-nabi tersebut, Allah menjadikan mereka saksi dan bernubuat sebagai bukti bahwa hal itu akan terjadi. Dengan banyaknya saksi dan nubuat, bukankah semakin meyakinkan? Dan ajaibnya, semua nubuatan dari semua nabi tergenapi oleh munculnya Yesus.

Ketika seseorang menerima keselamatan oleh Yesus, bukan brarti ia seenaknya berbuat dosa karena pasti diampuni dan masuk sorga. Sebaliknya, dia harus hidup dalam kebenaran firman Allah. Karena jika orang melakukan seperti yang anda katakan, maka ia sebenarnya sedang mempermainkan/m encobai Allah. Ia sama dengan menghujat Allah.

Sdr. Akuaku, sayangnya Al-Quran sendiri tidak menyebutkan Muhaammad sebagai petunjuk jalan yang lurus. Bahkan ia diperintahkan untuk membaca Taurat, Zabur, dan Injil ketika dalam keragu-raguan karena terdapat jalan lurus di sana.
# moer 2013-03-22 07:10
*
Quoting pencerahan:
@moer

Maksud bahwa “Ahad bukan bilangan” artinya Allah bukan merupakan hasil dari ½ +½ atau dengan kata lain bukan hasil koalisi. Bukan pula bermakna 2 – 1 yang merupakan hasil dari perebutan kekuasaan.
Tolong sertakan dalilnya.

Contoh: Kata echad dipakai untuk menyatakan bersatunya laki-laki dan perempuan menjadi suami-istri dalam sebuah keluarga. Kejadian 2:24 “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging”

Jadi esa jelas adalah koalisi. Esa bukanlah the one and only seperti pengertian yang anda miliki. Dan dengan demikian ubahlah cara pandang anda. Atau jika anda masih ingin menjalankan tauhid anda, mungkin kitab anda perlu direvisi.
# iswara 2013-03-22 09:09
*
To: Pencerahan,

Anda pahami dan renungkan = siapa Tuhan. Dimanakah Tuhan, apakah anda pernah melihat Tuhan? Mengapa anda bersujud di hadapan Tuhan yang seolah-olah menbayangkan Tuhan itu ada, padahal anda belum pernah sekalipun melihat-Nya.

** Anda pasti menjawab**: Bagaimana mungkin manusia bisa melihat Tuhan. Nabi Musa saja tidak kuat melihat Tuhan apalagi manusia. Dan ayat-ayat banyak sekali di kitab kalau mau membacanya tapi pertanyaannya: Itu dikarenakan apa? Dikarenakan dosa (asal). Anda garis bawahi dosa asl (awal manusia jatuh dalam dosa)

Anda mengatakan (apa karena Tuhan sudah tidak punya kuasa lagi untuk mengampuni dosa manusia? Saya katakan, Allah sungguh berkuasa. Tetapi Allah juga tidak akan mengingkari janji-Nya (Allah tidak mungkin ingkar janji).

Jadi, manusia sejak jatuh dalam dosa sampai batas waktu yang ditentukan Allah sendiri.

Sdr. Kumbang, tolong berikan ayat yang mendukung akan kedatangan Nabi Muhammad. Kalau tidak ada ayat, berarti saya juga bisa mengatakan bahwa Allah juga mengutus sya untuk menyebarkan Injil.

Dan satu hal perlu saudara ketahui bahwa orang Kristen tidak menjadikan Yesus Tuhan, karena memang Dia adalah Tuhan yang menjadi manusia.
# Isa Al-Masih 2013-03-22 11:48
*
1. Allah tidak pernah melakukan kebohongan publik, Allah menyerupakan wujud Yudas dengan Isa karena untuk menyelamatkan Isa dari penyaliban dan menghukum Yudas yang telah berkhianat dan berdosa besar.

2. Dan lagi, anda mengatakan Yesus adalah Allah, yang berawal dan tidak berakhir, anda sesat dan keliru. Yesus itu berawal, yaitu dilahirkan dari rahim Maryam. Dan berakhir diangkat Allah ke surga.

3. Al-Quran tidak pernah mengatakan bahwa Allah memiliki anak seperti yang dicatat oleh Injil.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-25 12:10
~
1. Digantung di atas salib jelas merupakan kesakitan yang luar biasa, bahkan disetiap helaan nafas, sakit tersebut terasa. Orang yang disalib membutuhkan waktu cukup lama hingga menghembuskan nafas terakhir, atau mati. Dan waktu tersebut sangat cukup bagi Yudas untuk berteriak bahwa dia bukanlah Yesus. Tetapi mengapa Yudas tidak melakukannya? Karena memang yang disalib itu bukanlah dia! Jadi, manakah yang benar, Allah berbohong atau Muhammad salah menerima wahyu?

2. Qs 3:45 mengatakan Maryam mengandung Yesus dari Kalimat Allah. Yesus bukan hasil ciptaan Allah sebagaimana manusia lain seperti anda dan saya. Naiknya Yesus ke sorga membuktikan bahwa Dia tidak berakhir, karena akhir dari hidup manusia adalah kematian. Tentang kebenaran ketuhanan Isa Al-Masih dapat saudara baca pada link ini: http://tinyurl.com/8abrx5t .

3. Sebagaimana Al-Quran tidak pernah mengatakan Allah memiliki anak, demikian juga Kekristenan tidak pernah mengajarkan ajaran yang menghujat Allah. Yaitu ajaran yang mengatakan bahwa Allah telah melakukan hubungan biologis dengan wanita dan menghasilkan anak biologis. Kata “anak” dalam Alkitab selalu bermakna kiasan, bukan arti hurufiah. Saudara dapat membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/b53xf54.
~
SO
# moer 2013-03-22 12:35
*
Quoting Isa Al-Masih:
Moer,
Jangan anda menyamakan ajaran Islam dengan kristen. Kata Echad dalam kitab saudara bermakna Esa yang jamak, bukan Only One. Sedangkan pada kitab suci Al Qur'an, Esa itu berarti Only One (Hanya satu/tunggal)..

To: Pencerahan,

Jawaban anda menunjukan bahwa apa yang anda katakan sebelumnya tidak memiliki dalil dan tidak bisa anda pertanggungjawa bkan. Saya tidak menyamakan yang memang tidak sama, saya hanya menunjukan kepada anda, bahwa kata ESA berasal dari bahasa Ibrani ECHAD dan dalam bahasa Arab dikatakan AHAD. Secara umum, tanpa kita menunjuk ayat-ayat dari kitab manapun juga, ECHAD itu artinya satu kesatuan yang absolut, buka the one and only seperti pengertian anda.

Konsekwensi dari fakta di atas adalah, bahwa Al-Quran anda perlu direvisi agar konsep tauhid anda bisa dibenarkan. Kalau anda tidak mau merevisi Al-Quran anda, Konsep tauhid anda, yang mengagungkan The one and only, harus dipikirkan ulang.
# kafirisasi 2013-03-23 03:39
*
Anak Allah bukan berarti anak biologis Allah, tetapi suatu ungkapan dan pengakuan bentuk hubungan yang intim dan mesra orang beriman dan percaya Yesus kepada Bapa Sorgawi karena hanya manusia yang berhati seperti anak yang empunya kerajaan Allah (Matius 19: 13-15).

Anak mempunyai hati yang taat dan takut kepada bapa, dan bapa mempunyai hati yang mengasihi melindungi dan menghangatkan anaknya. Kalau bapa kita saja mempunyai hati mengasihi anaknya apalagi Bapa Sorgawi kepada anak-anakNya. Milikilah hati Bapa Sorgawi supaya kita tidak menyesatkan anak-anak kita, tapi membawa mereka kepada pengenalan pribadi Allah.

Seperti halnya manusia yang terdiri dari tubuh jiwa dan roh yang menjadi satu kesatuan pribadi, demikian juga Allah Bapa dan Putra dan Roh Kudus adalah satu kesatuan pribadi. Kalau manusia mau mengenal Allah Bapa maka dia harus mengenal Yesus. Mengapa Bapa dan bukan Ibu? Ini bukan masalah gender, tetapi sosok yang berkuasa dan tidak terbatas oleh waktu dan ruang.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-23 15:03
~
Maaf karena beberapa komentar dari para komentator terpaksa kami hapus.

Saran kami, mari diskusi kembali kepada topik artikel yang sedang dibahas, dan diskusilah dengan etika yang baik. Tidak saling menyerang atau menghujat.

Bila saudara ingin saling menghujat, kami persilakan saudara bergabung dengan situs lain yang memperbolehkan saudara memberi komentar yang bisa saling menghina.

Kiranya saudara-saudara dapat maklum!
~
SO
# penonton 2013-03-23 22:11
*
To: Isa Almasih,

Bagaimana dengan pertanyaan dari saudara Iswara, apakah anda setuju Isa Al-Masih adalah suci? Dan bahwa Dia tidak terkena dosa asal maupun dosa perbuatan.

Silakan saudara jawab, apakah saudara setuju atau tidak.
# Fidy 2013-03-23 22:32
*
Quoting penonton:
To: Isa Almasih,

Bagaimana dengan pertanyaan dari saudara Iswara, apakah anda setuju Isa Al-Masih adalah suci? Dan bahwa Dia tidak terkena dosa asal maupun dosa perbuatan.

Silakan saudara jawab, apakah saudara setuju atau tidak.

Tentu saja sangat setuju. Para nabi dan rasul adalah orang-orang suci, sebab Allah telah mengampuni kesalahan mereka sebelum dan yang akan datang. Nabi Yahya juga suci.
QS 19:13 "dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dan dosa). Dan ia (Yahya) adalah seorang yang bertakwa”

Lukas 1:15 "Sebab ia (Yohanes) akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya”
Terlebih Nabi Muhammad, dia adalah orang yang teramat suci. Maka dari itu dia diutus Allah untuk mensucikan umat manusia di muka bumi

Qs 2:151 “Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.”
# Staff Isa dan Islam 2013-03-26 11:50
~
Saudara Fidy,

Beberapa orang, khususnya Muslim, berpendapat semua nabi tidak berdosa. Benarkah?  Al-Quran mencatat: Adam dan Hawa berdosa (Qs 7:23 ); Nuh berdosa (Qs 11:47 ); Ibrahim berdosa (Qs 26:82; 14:41 ); Musa berdosa (Qs 28:15-16); Harun berdosa (Qs 20:93); Daud berdosa (Qs 38:24 ); Sulaiman berdosa (Qs 38:32,35 ); Yunus berdosa (Qs 21:87 ); Muhammad berdosa (Qs 48:2; 47:19).

Bila saudara mengatakan bahwa menurut Al-Quran, Allah telah mensucikan para nabi tersebut, bukankah hal itu membingungkan? Sebab, disatu sisi Al-Quran membeberkan dosa-dosa mereka, dan di sisi lain, Al-Quran mengatakan mereka suci (menurut saudara Fidy). Jadi sebenarnya mana yang benar, berdosa atau suci?

Bandingkan dengan ayat ini: "Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci." (Qs 19:19).

Pernahkah saudara membaca dalam Al-Quran maupun Injil, ayat yang mengatakan Isa Al-Masih pernah melakukan dosa?

Satu lagi, “Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …” (Sahih Bukhari Vol. 5 Book 59 No. 715). Menurut hadist ini, Muhammad berdosa. Bagaimana mungkin orang yang berdosa dapat mensucikan manusia berdosa lainnya?
~
SO
# penonton 2013-03-23 23:08
*
Sdr. Fidy,

Yang namanya suci itu adalah Dia yang mengampuni dosa sebagai pengampun, penebus atas dosa-dosa manusia. Dan yang akan menjadi Hakim di hari penantian yang telah dijanjikan.

Apakah Al-Quran mengatakan Nabi Yahya mengampuni dosa? Apakah Al-Quran mengatakan Nabi Musa sebagai penebus dosa?

Al-Quran secara jelas menuliskan bahwa Muhammad meminta pengampunan atas dosa-dosanya. Lalu, bagaimana bisa anda mengatakan Muhammad amat teramat suci? Nabi Muhammad jelas mempunyai dosa asal dan dosa perbuatan.
# Fidy 2013-03-23 23:19
*
Para nabi yang lain juga senantiasa memohon ampun sebagai bentuk kerendahan hati mereka di hadapan Allah SWT. Sekaligus mengajarkan umat untuk senantiasa istigfar kepada-Nya.

Yesus pun tidak mau dikatakan baik/suci: Markus 10:18 "Jawab Yesus: "Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja.” Artinya Yesus tidak suci dan merasa rendah dihadapan-Nya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-26 11:55
~
Saudara Fidy,

Memang sulit untuk menerima sebuah kenyataan. Terlebih bila kenyataan tersebut bertentangan dengan apa yang selama ini kita percaya. Kami maklum mengapa saudara begitu bersikukuh mengatakan nabi saudara yang paling suci. Memang, umat Muslim begitu mengagungkan Muhammad, bahkan terkadang melebihi hormat mereka kepada Allahnya.

Tapi saudara Fidy, itulah kenyataannya, bahwa nabi yang saudara junjung tinggi itu bukan orang yang suci. Dan ini bukan sekedar pendapat kami, tetapi kitab suci saudara sendiri yang mengatakan demikian. Bahkan hadist menuliskan bagaimana nabi saudara memohon pengampunan dari Allah.

Saran kami, bukalah mata saudara. Jangan jadikan iman saudara menjadi iman yang buta. Terimalah juga pengajaran-peng ajaran lain yang dapat membuat iman saudara bertumbuh.

“Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus”
(Injil Surat Roma 10:17).
~
SO
# moer 2013-03-24 09:09
*
Quoting Fidy:
Mana buktinya Yesus menjamin kehidupan kekal ?

Injil Yohanes 11:25-27 “Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?" Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia"

Injil Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”
# kupangkas 2013-03-26 20:28
*
Yesus tidak pernah menulis sebuah kata pun, dan juga tidak memerintahkan seorang pun untuk melakukan hal tersebut. Injil yang dipergunakan saat ini adalah hasil pekerjaan tangan dari orang yang tidak diketahui namanya.

Al-Quran adalah firman Tuhan yang sempurna, diwahyukan kepada Nabi Muhammad kata demi kata, melalui perantara Malaikat Jibril, dan benar-benar dijaga serta dilindungi dari kerusakan yang dibuat manusia selama lebih dari 1400 tahun.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-27 13:59
~
Saudara Kupangkas,

Apa yang saudara katakan itu benar, Yesus tidak pernah menulis Injil. Injil ditulis oleh murid-murid Yesus. Dimana mereka hidup bersama-sama dengan Yesus semasa Yesus masih di dunia.

Karena komentar saudara sudah di luar topik artikel di atas, kami harap saudara tidak perlu menanggapi komentar kami ini di artikel ini. Silakan menanggapinya pada artikel yang membahas tentang Injil. Silakan klik pada link ini: http://tinyurl.com/dxhgqku.
~
SO
# moertadho 2013-03-27 00:22
*
Saya heran dengan saudara-saudara Muslim, mereka sadar bahwa Allah Maha Berkehendak dan tiada sesuatu yang tidak mungkin bagi Allah. Tapi mengapa saudara-saudara Muslim justru merendahkan Allah dengan berkata bahwa tidak mungkin Tuhan menjelma jadi manusia? Dan dikatakan Tuhan Kristen ada tiga. Jelas sekali Allah Maha Kuasa, mau menjadi milyaran nama pun itu hal yang sangat mudah sekali.

Saya percaya Yesus adalah Tuhan. Walaupun saya selama 25 tahun menjalani kehidupan sebagai Muslim. Saudara dan teman-teman saya banyak yang menghina dan mencemooh, namun saya tetap percaya pada Yesus. Saya percaya Yesus bukan karena mie instan, melainkan saya dipilih oleh Yesus sendiri. Saya ibadah juga bebas mau menghadap ke mana saja. Karena Allah Maha Tahu dan Allah ada di hatiku, saya tidak mau bersujud ke arah batu.

Saudara-saudara Muslim, agama tidak akan dapat menyelamatkanmu , hanya percaya kepada Yesus keselamatan akan kalian dapatkan.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-27 14:51
~
Saudara Moertadho,

Terimakasih atas kesaksian yang sudah saudara berikan. Kami sangat menghargai keberanian saudara berbagi kesaksian di forum ini.

Semoga kesaksian saudara dapat menjadi pencerahan bagi setiap orang yang membacanya. Khususnya bagi mereka yang belum mendapatkan jaminan keselamatan seperti yang sudah saudara miliki.
~
SO
# john 2013-03-27 12:29
*
"Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya." Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri ditengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah” (Injil Yohanes 20:24-27).

Tuhan Yesus mengetahui keragu-raguan dalam diri kita, maka dari itu setelah Dia bangkit, Dia memperlihatkan diri-Nya ke kalangan murid-murid-Nya dan orang lainnya. Ia mengatakan bahwa diri-Nyalah yang disalib, bukan seseorang yang menyerupai Dia. Dan Ia menunjukan kepada Tomas yang masih ragu bekas luka salib-Nya. Dia disalib supaya genaplah apa yang dinubuatkan dalam kitab para nabi sejak dahulu kala.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-27 14:53
~
Saudara John,

Terimakasih atas kutipan ayat yang saudara berikan, juga penjelasan dari saudara. Semoga apa yang saudara jelaskan dapat menjadi pencerahan bagi setiap orang yang membacanya.
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-03-27 14:15
~
Saudara Fidy,

Maaf kami terpaksa menghapus komentar saudara. Bila saudara ingin tetap bergabung dalam forum ini, tolong jangan pernah menuliskan kata-kata kasar yang menghina. Bila saudara tidak bisa mengukuti aturan yang kami buat, kami persilakan saudara bergabung pada situs lain, yang dapat menerima kata-kata kasar dari saudara.

Kiranya saudara dapat maklum dan agar diperhatikan.
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-03-27 14:51
~
Kami himbau kepada semua teman-teman yang memberi komentar, agar memperhatikan setiap komentar yang diberi jangan keluar dari topik yang sedang dibahas. Juga ada baiknya sebelum saudara memberi pertanyaan/sang gapan, silakan terlebih dahulu menonton film tersebut. Dengan demikian, saudara semakin dapat memahami isi dari artikel yang kami tulis di atas.

Bagi saudara-saudara yang ingin memberi tanggapan tentang Alkitab, silakan bergabung pada artikel yang berhubungan dengan Alkitab pada link ini: http://www.isadanislam.com/alkitab/.

Sedangkan bagi saudara yang mempertanyakan, apakah benar Al-Quran adalah kitab penyempurna, silakan membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/7dozslb.

Sedangkan tentang Tri-Tunggal atau Trinitas, silakan membaca artikel ini: http://tinyurl.com/7y5qolz.

Demikianlah kami harap komentar-koment ar yang masuk, tidak keluar dari topik artikel di atas. Kiranya dapat maklum dan diperhatikan.
~
SO
# alhy 2013-03-27 15:59
*
Sebagai Muslim saya setuju dengan pernyataan anda, bahwa Isa Al-Masih adalah Sang Juruselamat yang dijanjikan Allah. Tapi cara pandang kita berbeda, karena anda telah menjadikannya sebagai Tuhan.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-01 19:30
~
Saudara Alhy,

Bila saudara tidak keberatan, dapatkah saudara menjelaskan maksud dari kata “Isa Al-Masih adalah Juruselamat” menurut pandangan saudara? Menurut saudara, siapakah sebenarnya Isa Al-Masih sehingga Dia disebut sebagai Juruselamat? Apakah ada manusia yang layak disebut sebagai Juruselamat?

Kami tidak pernah menjadikan Isa sebagai Tuhan. Jelas, manusia tidak dapat menjadikan manusia lain sebagi Tuhan atas dirinya, bukan?

Isa Al-Masih tidak pernah dijadikan Tuhan. Dia adalah Tuhan yang sudah ada sejak dalam kekekalan yang datang ke dunia dalam wujud manusia dan dikenal dengan nama Isa Al-Masih. “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah” (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1).
~
SO
# sangkala 2013-03-27 19:34
*
Ketika Yesus dibaptis di sungai Yordan, Roh Kudus turun seperti burung merpati dan Allah berfirman dari langit. “Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan dia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atasnya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepadanyalah Aku berkenan” (Matius 3: 17; Markus 1: 11 dan Lukas 3:22).

Di sini ada tiga wujud pribadi yang berbeda, yaitu manusia Yesus yang dibabtis, burung merpati (Roh Kudus) dan suara Allah. Jelaslah bahwa Allah, Yesus dan Roh Kudus bukan pribadi yang sama, se-zat dan sehakekat.

Dalam hal ini, Tuhan sudah terpecah kedalam tiga zat yang berbeda. Sebab jika tetap dikatakan masih dalam satu zat, maka pada ketika itu juga terjadilah zat Bapa adalah zat anak kemudian zat anak dan Bapa itu adalah juga zat Roh Kudus.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-01 19:34
~
Saudara Sangkala,

Justru ayat tersebut adalah salah satu bukti dalam Injil mengenai Tritunggal Allah.

Oknum tersebut terdiri dari: Yesus (Anak/Kalimat/F irman Allah), Roh Allah (Roh Kudus seperti burung merpati), dan Alla Bapa (suara Allah yang terdengar). Ketiga oknum ini adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Lebih jelasnya tentang Tritunggal, silakan saudara membaca artikel kami yang membahas tentang Tritunggal tersebut. Silakan klik pada link ini: http://tinyurl.com/7y5qolz
~
SO
# Isa Al-Masih 2013-03-28 13:36
*
Staf Isa dan Islam,

Menanggapi komentar anda, memang seperti itulah bahwa yang disalibkan itu memang Jesus/Judas, yang telah diserupakan Allah wujud dan perkataan-Nya. Dia diazab oleh Allah karena dosa-dosanya yang telah berkhianat kepada Isa Al-Masih, sehingga dia harus mati dikayu salib. Dan memang benar Jesus/Judas adalah penebus dosa, namun bukan untuk seluruh umat manusia, tetapi untuk dirinya sendiri karena dosa-dosanya yang besar terhadap Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-01 19:35
~
Saudara Isa,

Menurut kami apa yang saudara sampaikan sungguh tidak masuk akal. Memang bukanlah hal yang sulit bagi Allah mengubah wajah Yudas mirip dengan wajah Yesus. Tapi, menurut saudara apakah Yudas tidak dapat berteriak dan berkata dia bukan Yesus?

Berdiri di atas tiang salib jelas sangat menyakitkan. Siapapun yang diperlakukan demikian pasti akan berteriak minta tolong. Termasuk juga Yudas bukan?

Juga, apa tujuan mengubah orang lain menjadi mirip dengan Yesus? Allah tetap bisa mengangkat Yesus ke surga atau membunuh orang yang ingin menyalibkan Yesus. Bukankah hal ini lebih mudah, daripada membuat orang lain mati tanpa ada gunanya, bukan?
~
SO
# john rewel 2013-03-28 14:23
*
Quoting Isa Al-Masih:
Staff Yesus,
menanggapi komentar anda, memang seperti itulah bahwa yang disalibkan itu memang Jesus/Judas yang telah diserupakan Allah wujud dan perkataannya. dia diazab oleh Allah karena dosa-dosanya yang telah berkhianat kepada Isa Al-Masih sehingga dia harus mati dikayu salib. Dan memang benar Jesus/Judas adalah penebus dosa, namun bukan untuk seluruh umat manusia, tetapi untuk dirinya sendiri karena dosa-dosanya yang besar terhadap Isa Al-Masih.

Baca Injil Yohanes 20:24-27, bila saudara membaca dengan teliti maka saudara akan tahu bahwa yang disalib itu adalah benar Yesus, bukan Yudas yang diserupakan Allah.
# Fidy 2013-03-28 15:53
*
Kalau dengan ke-akbaran-Nya Tuhan pernah datang ke dunia dan menjelma menjadi manusia, maka namanya bukan Tuhan maha besar, melainkan maha kecil. Karena manusia itu kecil dihadapan Tuhan. Anda justru telah sangat merendahkan Tuhan dengan menganggapnya menjadi manusia kecil.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-01 19:43
~
Saudara Fidy,

Kami tidak tahu bagaimana saudara menginterpretas ikan makna dari kata Maha Besar.

Juga, kami tidak tahu apakah saudara menulis komentar saudara, hanya sekedar untuk menangkis komentar dari yang lain, atau saudara memang tidak tahu apa makna dari kata maha besar.

Saudara Fidy sadarlah, bukan kami yang telah mengecilkan Tuhan, justru saudaralah yang telah membatasi Dia. Dengan mengatakan Dia mustahil dapat menjadi manusia. Bukankah bagi Tuhan tidak ada yang mustahil?

Saudar Fidy, sekali lagi kami sarankan, jangan terus mengeraskan hati saudara untuk melihat dan menerima kebenaran Allah yang ada di hadapan saudara.
~
SO
# john 2013-03-28 16:11
*
Quoting kupangkas:
*
Yesus tidak pernah menulis sebuah kata pun, dan juga tidak memerintahkan seorang pun untuk melakukan hal tersebut. Injil yang dipergunakan saat ini adalah hasil pekerjaan tangan dari orang yang tidak diketahui namanya.

Al-Quran adalah firman Tuhan yang sempurna, diwahyukan kepada Nabi Muhammad kata demi kata, melalui perantara Malaikat Jibril, dan benar-benar dijaga serta dilindungi dari kerusakan yang dibuat manusia selama lebih dari 1400 tahun.

Anda yakin Al-Quran sempurna? Bila terjadi suatu ketidak konstanan dalam satu kalimat dengan kalimat lainnya, maka batalah Al-Quran menjadi kitab sempurna. Contoh: Dalam kitab anda dikatakan Injil telah dipalsukan, tetapi tetapi di surat yang lain berkata agar Muhammad, bila dalam keraguan agar melihat kitab sebelumnya, yakni Injil untuk dipakai sebagai petunjuk. Bagaimana anda menyikapi kontradiksi ini.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-01 19:38
~
Umat Muslim percaya bahwa Al-Quran adalah kitab penyempurna yang diturunkan Allah, untuk menyempurnakan wahyu-wahyu Allah sebelumnya.

Benarkah Al-Quran sebagai kitab penyempurna? Untuk mengetahui jawabannya, silakan membaca penjelasan kami pada artikel ini: http://tinyurl.com/7dozslb
~
SO
# moer 2013-03-28 17:00
*
To: Fidy,

Kejadian 17:19 “Tetapi Allah berfirman: "Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya”

Kejadian 21:12 "Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya , sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak"

Qs 29:27 "Dan Kami anugrahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Yakub, dan Kami jadikan kenabian dan Al Kitab pada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasannya di dunia; dan sesungguhnya dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang saleh"
# moer 2013-03-28 22:23
*
Fidy,

Saya tidak tau harus membahas ini di mana, tapi saya coba menjawab pertanyaan anda di sini:
http://www.isadanislam.com/resensi-buku/inilah-ishmael-tinjauan-buku

Semoga tidak dihapus oleh admin, dan anda tidak meneriaki admin dengan sebutan pengecut hanya karena admin menghapus tulisan kita yang tidak sesuai topik dan melebar kemana-mana.
# kumbang 2013-03-29 14:57
*
1. Isa Al-Masih hanyalah utusan Allah, bukan Tuhan. "Dan (Isa) adalah Rasul hanya untuk bani Israil....." (Qs 3:49) Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Dia (Allah) memberiku injil dan Dia (Allah) menjadikan aku seorang nabi" (Qs 19:30)

2. Jalan yang lurus menurut Isa adalah menyembah Allah. "Isa berkata: sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia (Alloh). Inilah jalan yang lurus (shirothummusta qim) (Qs 3:51). "Isa berkata: Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia (Alloh) oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus (shirothummusta qim) (Qs 19:36)

Dengan demikian, jika Isa merupakan Juruselamat manusia dengan cara disalib oleh tentara Romawi tentunya bukan ajaran Isa Al-Masih.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-03 19:38
~
Saudara Kumbang,

Untuk mengetahui mengapa Yesus atau Isa Al-Masih disebut sebagai Juruselamat manusia, saudara dapat menonton film yang link-nya dicantumkan pada artikel di atas. Dalam film singkat tersebut diceritakan secara detail dari awal kejatuhan manusia dalam dosa, hingga kedatangan Kalimat Allah, yaitu Isa Al-Masih ke dunia sebagai “Kurban Agung.”

Mungkin sedikit sulit bagi saudara untuk membaca penjelasan dalam bentuk tulisan. Barangkali dengan menonton filmnya dan mengikuti alur ceritanya, saudara lebih mudah untuk mengerti mengapa Isa Al-Masih disebut Kurbang Agung dan Juruselamat manusia.

Jadi, kami sarankan silakan menonton film tersebut.
~
SO
# bejo 2013-03-29 16:02
*
Kutipan QS 3:45 bahwa Isa adalah kalimatullah (Tuhan) oleh website ini adalah salah. Marilah dilihat bahasa arabnya. "innalloha yubasysyiruki bikalimatin minhu" artinya sesungguhnya Allah menggembirakanm u (Maryam) dengan kalimat dari Nya (Allah).

"bikalimat" dalam surat ini terdiri dari dua kata yaitu bi= dengan dan kalimat=perkata an. Kata kalimat dalam bahasa arab ini terjemahnya bukan kalimat. Jadi Isa diciptakan dengan perkataan Allah.Perkataan seperti apa Allah menciptakan Isa? Yaitu "kun fayakun" sebagaimana dijelaskan dalam ayat selanjutnya yaitu QS 3:59. Sayang ayat ini selalu tidak dikutip.

Setiap Allah menghendaki terjadinya sesuatu Allah tinggal berkata' Kun fayakun". Lihat Qs 36:82.

Jadi Alam semesta inipun diciptakan Allah dengan "kun fayakun". Apakah kemudian alam semesta ini juga Tuhan. Pastilah bukan. Adam pun juga menerima kalimat dari Allah (QS 2:37). Apakah Adam juga Tuhan?
# Staff Isa dan Islam 2013-04-04 20:52
~
Saudara Bejo,

Perhatikanlah bahwa Qs 3:45 tidak sama dengan firman "jadilah maka jadi" di saat mencipta. Qs 3:45 adalah sebuah berita dari Jibril. Jibril menjelaskan status Isa Al-Masih sebagai Yang terkemuka di dunia dan akhirat. Dan ketika Jibril berkata "Al-Masih yang terkemuka di dunia dan akhirat" bukan sedang menjelaskan proses terjadinya Isa Al-Masih seperti yang saudara duga.

Pada bagian sebelumnya Jibril sudah menjelaskan proses Isa Al-Masih menjadi manusia. Perhatikan kalimat " ...dengan kalimat yang daripadanya" dalam Anas bin Malik 72 dengan gamblang dijelaskan "Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah dan Roh Allah"

Untuk mempermudah penjelasan mengenai hal ini saya beritahu sebuah rahasia. Sebagaimana Muslim menilai Al-Quran datang dari Allah, Al-Quran sudah ada sejak mulanya demikian Isa Al-Masih. Dialah Firman yang menjadi daging [manusia]. Ada Firman yang menjadi buku namun ada Firman yang menjadi manusia. Firman itu kekal dan sudah ada sebagaimana Allah itu sudah ada sejak semula. Itulah Firman yang menjadi manusia, tercatat dalam Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14.
~
NN
# kupangkas 2013-03-30 00:18
*
Allah memaparkan sebuah logika yang dapat dicerna siapa pun yaitu bahwa Isa itu hanyalah seorang rasul dari sekian rasul yg telah Allah utus sebelum Isa dan dia beserta ibunya Maryam hanyalah manusia yg biasa dan butuh makan.

Tuhan tidaklah butuh makan Tuhan yg berhak disembah itu adalah Sang Maha Sempurna dan di antara kesempurnaannya itu adalah Dia tidak butuh apa-apa termasuk makan.

Di antara kesempurnaan-Ny a adalah Dia mampu mengampuni dosa hambanya sebesar apa pun jika Dia kehendaki.

Adalah tidak masuk akal apabila Tuhan harus menyalib diri demi mengampuni manusia. Bukankah hal yg demikian menunjukkan kelemahan?

Padahal Tuhan itu Maha Kuat dan Maha Kuasa. Tidakkah orang-orang itu berpikir dengan benar? Apakah hati mereka telah tertutup?
# Staff Isa dan Islam 2013-04-04 21:10
~
Saudara Kupangkas,

Kematian di kayu salib penuh dengan aib. Ini hanya diperuntukkan bagi para kriminal yang paling jahat (Kitab Ulangan 21:22-23).

Namun Ia sendiri telah menentukan terlebih dahulu bahwa dalam keadaan sebagai manusia, Ia akan mati seperti demikian. “Lalu Ia [Isa Al-Masih] berkata kepada mereka: ‘Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi! Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?’ ” (Injil, Rasul Besar Lukas 24:25-27).

Kitab Taurat dan Mazmur mencatat 333 nubuatan yang digenapi oleh Isa Al-Masih. Allah memberitahu kita melalui nabi-Nya bahwa Isa Al-Masih akan ditikam (Kitab Nabi Zakharia 12:10). Kenapa hal ini akan terjadi?

Isa Al-Masih menanggung dosa kita. “Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: ‘Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” (Injil Surat Galatia 3:13). Kutukan yang seharusnya ada pada kita ditimpakan kepada Isa Al-Masih, dan kita ditebus dari kutukan oleh Dia.
~
NN
# moer 2013-03-30 00:24
*
Quoting kupangkas:
Orang Nashrani berkata, Al-Masih putera Allah. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka. (Qs. at-Taubah [9]: 30).

Jadi, apakah saudara percaya Isa putra maryam adalah Yesus?
# wito 2013-03-30 05:45
*
Isa Al-Masih hanyalah seorang nabi untuk bani Israel bukan Tuhan (QS 3:49, QS 43:59). Sedangkan jalan keselamatan menurut Isa:

1. Hanya menyembah Allah
"Isa berkata: Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembalah Dia (Allah). Inilah jalan yang lurus (Shirothummusta qim) QS 3:51.

" Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia (Allah) oleh kamu Sekalian. Ini adalah jalan yang lurus (Shirothummusta qim) QS 19:36.

"Isa berkata: Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia (Allah). Ini adalah jalan yang lurus" (Shirothummusta qim) QS 19:36.

2. Isa salat dan bayar zakat
".... Dia (Allah) memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku masih hidup.

Jalan keselamatan dengan mengatakan Isa disalib oleh tentara Romawi untuk menebus dosa bukan ajaran Isa Al-Masih. Seharusnya umat Kristiani berterima kasih kepada tentara Romawi.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-04 21:19
~
Saudara Wito,

Jika Isa Al-Masih bukan Tuhan maka sudah pasti orang suci ini tidak akan berkata "Aku (Isa Al-Masih) dan Bapa (Allah) adalah satu" (Injil, Rasul Besar Yohanes 10:30). Apakah menurut saudara perkataan Isa Al-Masih ini dusta?

Lebih jelasnya tercatat dalam Firman seperti dikatakan: "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Isa Al-Masih, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib." (Injil, surat Filipi 2:5-8).
~
NN
# kupangkas 2013-03-30 19:33
*
Dalam Alkitab diceritakan setelah puasa 40 hari, Yesus 'digendong' oleh Iblis ke gunung untuk dicobai.

Iblis menyuruh Yesus untuk bersembah sujud padanya, untuk menuhankan Iblis, dengan janji akan hidup makmur tujuh turunan. Yesus menolak dan berkata: 'Enyahlah Iblis! Sebab telah tertulis: Engkau harus menyembah Allah, Elohimmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau harus beribadah!' (Matius 4:10).

Nah, belajar dari kegagalan itu, maka secara cerdik Iblis menemui Paulus dalam rupa Yesus (lihat: Kisah 22:8; 26:15). Maka jadilah Paulus sebagai murid terkasih Iblis. Ia pun mengarang bebas berdasarkan wahyu dari Iblis sehingga dengan seenaknya membatalkan hukum Taurat (lihat: Efesus 2:15; Kisah 21:21), yang sebenarnya sudah dibersihkan oleh Yesus dari berbagai 'ragi' Farisi & Saduki/ Herodes (lihat: Matius 16:12; Markus 8:15).
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 20:37
~
Orang Islam mengatakan bahwa Injil dan Taurat sudah tidak asli karena sudah dirubah oleh tangan manusia. Dan orang Islam menuduh bangsa Yahudi-lah pelakunya.

Dari penjelasan saudara Kupangkas di atas, kami jadi curiga, jangan-jangan justru orang Islam-lah yang seenaknya telah merubah kata-kata Allah dalam Injil dan Taurat. Terbukti dengan lugasnya saudara mengarang cerita di atas dan menginterpretas ikan ayat-ayat Injil seenak saudara.

Pertanyaan saya, sebenarnya yang melakukan mengarang bebas berdasarkan wahyu iblis, Paulus atau saudara Kupangkas?
~
SO
# jojo 2013-03-30 23:05
*
Jika ada yang disayangi sudah meninggal, janganlah khawatir karena yang meninggal itu bukan orang yang anda disayangi. Tetapi orang lain yang diserupai seperti mereka. Percayalah karena Allah maha besar dan jangan ada yang merasa tertipu.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-02 20:36
~
Saudara Jojo,

Maaf, kami kurang mengerti maksud dari komentar saudara di atas. Dan kami tidak tahu apa kepercayaan saudara, sehingga saudara dapat mengatakan bahwa orang yang meninggal adalah orang lain yang diserupakan.

Dapatkah saudara menjelaskan maksud dari komentar saudara di atas?
~
SO
# sainthope 2013-03-31 08:11
*
Yang dinilai manusia adalah apa yang terlihat oleh mata. Yang dinilai Tuhan berawal dari hati-pikiran dan perbuatan. Tidak perlu kita buktikan karena mata seluruh dunia sudah tahu dengan setiap kejadian di seluruh pelosok penjuru bumi, termasuk Indonesia. Tuhan selalu melihat pribadi kita. Tidak perlu kita cari, karena Dia selalu ada didekat kita. Anda semua dan saya mari puji dan sembah Dia Sang Juruselamat, Raja dari segala raja, Yesus Kristus.

To: Fidy, dari kata-kata seharusnya anda dapat mencerna dari negara mana saya. Saya kira admin dan saudara-saudara yang lain telah menjelaskan secara terperinci juru selamat bagi siapakah Yesus itu.

“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan”
(Injil, Surat Roma 10:9)

Injil Yohanes 14:6; Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”

Sungguh jelas bukan? Selanjutnya terserah anda, mau atau tidak menerima-Nya sebagai Juruselamat.
# unisa 2013-04-05 07:09
*
Dosa yang bagaimana diampuni oleh Yesus? Dosa manusia kepada Tuhan atau juga dosa manusia terhadap sesama manusia?

Terimakasih.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-09 19:45
~
Saudara Unisa,

Setiap perbuatan yang melanggar kebenaran firman Tuhan adalah dosa. Baik perbuatan yang berhubungan dengan Tuhan, maupun dengan sesama.

Ketika seseorang menerima Yesus sebagai satu-satunya Tuhan dan Juruselamatnya, maka yang bersangkutan telah menerima pengampunan dari Yesus atas setiap dosa yang dia lakukan. Tetapi, tidak cukup hanya beriman kepada Yesus. Seseorang yang sudah menerima pengampunan dari Yesus, dia harus meninggalkan kebiasaan hidupnya yang berdosa, dan hidup sesuai kebenaran firman Allah. Inilah yang disebut dengan pertobatan.

Firman Allah berkata, “Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya” (Injil, Surat Efesus 4:21-24)

Jadi, beriman kepada Yesus tanpa pertobatan adalah sia-sia!
~
SO
# Staff Isa dan Islam 2013-04-09 19:47
~
To sdr: Unisa, Tio, dan Moer,

Di sini kami akan mencoba untuk menjelaskan tentang dosa asal dan penebusan yang dilakukan oleh Yesus.

Orang Muslim menolak gagasan dosa asal karena mereka berpikir, jika demikian setiap orang mewarisi hukuman dari dosa Adam dan Hawa. Mereka merasa tidak adil jika orang lain harus menanggung hukuman atas ketidaktaatan Adam dan Hawa.

Injil mengajarkan, “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa” (Injil, Surat Roma 5:12) Dosa Adam menyebabkan seluruh manusia dijatuhkan hukuman.

Orang Kristen tidak percaya pada dosa warisan, namun pada dosa asal. Kita tidak mewarisi dosa dari Adam dan Hawa, tetapi mewarisi keinginan untuk berdosa. Karena keinginan untuk berdosa tersebut, kita semua telah berdosa. Oleh karenanya kita dijatuhkan hukuman karena kita sendiri telah berdosa melawan Allah.

Tetapi Allah memberikan jalan kepada kita untuk dibebaskan dari penghakiman dan hukuman ini. “Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran [Adam] semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup” (Injil, Surat Roma 5:18) Yesus membebaskan kita dari penghakiman Allah.

Semoga penjelasan ini dapt memberikan pencerahan bagi saudara-saudara.
~
SO
# Hanna Karunia 2013-04-14 23:00
*
Staff IDI,

Kalau boleh sedikit nambah ya, sebenarnya yang dimaksud dengan dosa asal itu adalah kutuk atas kesalahan Adam dan Hawa. Kutuk itu berlaku untuk semuanya, termasuk alam semesta (dunia ini), binatang (Kejadian 3:14), manusia dan keturunannya ( Kejadian 3:16-19).

Dan kutuk ini dalam Kristen disebut sebagai dosa asal. Dalam Islam dikatakan bahwa setiap bayi yang lahir pasti disentuh oleh setan sehingga menangis. Tidak ada manusia yang dapat lepas dari kutuk ini, karena kutuk ini diturunkan lewat gen seorang ayah, dan tidak ada manusia di dunia ini yang tidak mempunyai ayah kecuali Yesus. Sehingga, Yesus adalah satu-satunya manusia di dunia ini yang tidak mempunyai dosa asal. Dapat juga disebut tidak mempunyai dosa, sehingga Yesus dapat menanggung dan menebus dosa manusia. Memang benar dosa dan pahala tidak dapat dialihkan pada orng lain, karena orng lainpun mempunyai dosa asal yang sama. Ibarat budak pasti tidak dapat membebaskan budak yang lain. Yang dapat membebaskan tentunya seorang yang bukan budak/orang merdeka (Yesus). Mudah-mudahan dapat dipahami dengan baik. Thanks. GBU.
# Staff Isa dan Islam 2013-04-25 20:18
~
Saudara Hanna Karunia,

Terimakasih untuk penjelasan yang sudah saudara diberikan. Semoga penjelasan tersebut dapat membantu teman-teman lain untuk semakin dapat memahami apa yang dimaksud dengan dosa asal, dan alasan penebusan yang dilakukan oleh Yesus Kristus.
~
SO
# opik 2013-06-02 04:59
*
Saya orang Muslim. Memang itu kepercayaan kalian, tetapi yang sebenarnya yang disalib pada zaman dahulu bukan Nabi Isa. Tetapi seorang jendral yang mengejar Nabi Isa yang paling pertama.

Nabi Isa diangkat oleh Allah, terus jenderal yang pertama mengejar mukanya dirubah serupa Nabi Isa. Saya kasih tau, Nabi Isa belum pernah meninggal dunia, dan sekarang Dia ada di langit kesatu.
# Staff Isa dan Islam 2013-06-04 11:03
~
Orang Islam mempunyai pandangan yang berbeda-beda tentang kematian Isa Al-Masih. Ada yang mengatakan bahwa yang disalib itu salah satu murid Isa Al-Masih. Dan sekarang Sdr. Opik yang mengatakan yang disalib itu adalah seorng jenderal.

Juga ada yang mengatakan Isa Al-Masih saat ini ada di langit ketujuh, juga ada yang berkata Dia ada di langit kesatu.

Sebenarnya, manakah yang benar menurut ajaran Islam dan Al-Quran tentang kematian dan penyaliban Isa Al-Masih?

Bila ada bukti yang menjelaskan secara benar kejadian tersebut, mengapa kita harus meragukannya dan lebih percaya kepada penjelasan yang simpang-siur?
~
SO
# Fery Gunawan 2013-06-03 00:20
*
Sdr Opik,

Kehidupan Isa, dari lahir hingga kematian-Nya diatas kayu salib dan kebangkitan-Nya serta kenaikan-Nya ke Surga sudah dinubuatkan oleh nabi-nabi jauh sebelum Isa lahir, dan kematian Isa sendiri adalah Janji Allah yang akan memberikan seorang penebus/penyela mat.

Jika Anda katakan yang disalib itu bukan Isa (berarti janji Allah itu batal), tentunya Allah akan menjelaskan mengapa janji-Nya dibatalkan dan alasan-Nya dalam Al-Quran, karena Al-Quran merupakan buku setelah Alkitab - tentang siapa sebenarnya yang disalibkan (bukan mereka sangka-sangka, seperti yang tertulis di Al-Quran, yang artinya hanya kira-kira), dan mengapa batal. Karena kita tahu Allah tidak pernah main-main dengan firman/janji-Ny a, Allah itu selalu serius dalam ucapan dan tindakan-Nya.

Kalau Anda katakan seorang jendral yang pertama, ayatnya tertulis disurat apa dan ayat berapa dalam Al-Quran Anda? Al-Quran hanya mengatakan - mereka sangka-sangka dan Allah mengangkat Isa. Semua itu tidak benar.

Cobalah Anda pelajari Alkitab supaya tahu, klik gambar Alkitab dibawah maka Anda dapat membaca semua isi Alkitab. Terimakasih. Tuhan memberkati.
# Kasih 2013-10-30 21:47
~
Sayara rasa semua keterangan dan tambahan yang disampaikan oleh saudara-saudari umat Nasrani sudah cukup jelas dan lengkap. Sekarang tinggal saudara-saudari umat Muslim yang mau sungguh-sungguh menerima keselamatan, langsung saja berdoa dan mohon pada Allah untuk menjelaskannya. Dan yang mau berkenalan langsung pada Isa Al-Masih, silakan langsung berdoa sama Allah minta dikenalkan. Niscaya Dia akan datang di hati dan kehidupan saudara. Amin.
# Staff Isa dan Islam 2014-06-23 23:15
~
Salam Sdr. Malik Abdullah,

Kami minta maaf karena dengan terpaksa harus menghapus komentar saudara. Sebab kami melihat saudara tidak fokus dengan artikel di atas. Oleh sebab itu kami harap saudara dapat memberikan artikel sesuai dengan artikel. Terimakasih,
~
Salma
isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer

Isa Islam Dan Kaum Wanita

Click gambar di samping untuk artikel - artikel untuk wanita Muslim


 

www.isaislamdankaumwanita.com