Ikuti Isa dan Islam di Facebook Ikuti Isa dan Islam di Tweeter

Video Menarik Tentang Isa, Putra Maryam

film-isaSaat ini saya tinggal di kota kecil. Walau kota ini sangat kecil, tetapi di sini juga terdapat bioskop. Sayangnya, saya tidak menemukan perpustakaan di kota ini, bahkan toko buku saja tidak tersedia. Sehingga, bila saya ingin membeli buku, saya harus pergi ke kota yang lebih besar.

Walau tidak semua, tapi umumnya orang lebih suka menonton sebuah film/cerita dibanding harus membaca buku. Lihatlah, di kota-kota besar kita bisa menemukan beberapa bioskop, tetapi tidak dengan perpustakaan. Hal ini membuktikan bahwa orang lebih suka menonton film di bioskop daripada berlama-lama di perpustakaan membaca buku.

Video: Kisah Al-Masih, Putra Maryam

Di bawah ini kami memberi ringkasan dari video tentang “Kisah Al-Masih, Putra Maryam.” Diambil dari sebuah film yang diproduksi oleh Create International, sebuah lembaga yang memproduksi film-film rohani. Film ini berdurasi 127 menit.

Selain dalam bahasa Indonesia, film ini juga tersedia dalam bahasa: Aceh, Minangkabau, Komering, Madura, Sunda, Bali, dan beberapa bahasa daerah lainnya. Juga tersedia dalam bahasa nasional dari berbagai bangsa. Seperti: Malaysia, Urdu, Mongol, dan berbagai bahasa dari bangsa lain.

Awal Kejatuhan Manusia Dalam Dosa

Ketika Allah menciptakan manusia, awalnya hubungan Allah dengan manusia baik. Hingga suatu hari manusia tergoda oleh iblis untuk melanggar perintah Allah. Sejak saat itu hubungan manusia dengan Allah putus. Sebagai upah dosa yang dilakukan, manusia diusir dari Firdaus. Namun Allah tetap mengasihi manusia dan tidak ingin dipisahkan dari ciptaan-Nya.

Dalam kitab suci-Nya Allah menyatakan rencana-Nya untuk menyelamatkan manusia. Melalui para nabi-Nya, Allah menjanjikan satu Pribadi yang dapat membawa manusia kembali pada kemuliaan Allah. Diantara nubuat yang dicatat kitab suci adalah, “Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala” (Kitab Nabi Mikha 5:2)

“Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Kitab Nabi Besar Yesaya 7:14).

Isa Al-Masih Menggenapi Nubuat Para Nabi

Lebih kurang lima ratus tahun kemudian, seorang wanita,  Siti Maryam, melahirkan bayi laki-laki. Dan bayi itu diberi nama Isa Al-Masih. Persis seperti yang disampaikan oleh malaikat Allah kepadanya. “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam . . . . . . ” (Qs 3:45).

Kelahiran Isa Al-Masih merupakan penggenapan dari nubuat yang telah disampaikan para nabi Allah sebelumnya. Selain itu, kedatangan-Nya adalah wujud kasih Allah kepada manusia melalui nubuat-nubuat yang dilakukan-Nya selama Dia tinggal di dunia. Seperti: “. . . menyembuhkan orang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak, mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) . . . ” (Qs 5:110).

Isa Al-Masih – Sang Juruselamat yang Dijanjikan Allah

Kehidupan Isa selama di dunia membuktikan bahwa sesungguhnya Dia adalah seseorang yang diberitakan para nabi. Isa Al-Masih adalah Kalimatullah yang dijanjikan Allah, yang akan menyelamatkan umat-Nya, membawa mereka kembali pada Allah dan menjanjikan suatu tempat dalam Kerajaan Allah yang kekal.

Isa Al-Masih telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan dosa. Dia juga bangkit mengalahkan kematian.  Semua ini sesuai dengan rencana Allah. Kehidupan Isa tidak hanya menggenapi tulisan para nabi, tapi juga meneguhkan kebenaran Buku Allah yang kudus. Ia datang untuk memberikan hidup yang berkelimpahan. Kehidupan, kematian dan kebangkitan-Nya memulihkan hubungan antara Allah dengan semua orang yang percaya kepada-Nya.

Inilah yang ditawarkan Isa kepada setiap orang “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku” (Injil, Kitab Wahyu 3:20).

Untuk melihat cerita lengkap dari ringkasan di atas, saudara dapat meng-unduh secara gratis pada tautan ini.

[Staf Isa dan Islam – Rindukah saudara menerima tawaran keselamatan Isa Al-Masih di atas? Artikel pada tautan ini dapat membantu saudara untuk meresponi panggilan-Nya.]

Berhubung banyak komentar yang masih belum kami balas, untuk sementara komentar tidak diterima.

Comments  

# Haydar Ali 2013-03-18 21:58
*
Sebelum kita memulai diskusi, adakah dalam kitab Taurat milik Musa/Moses, ataukah kitab Zabur milik Daud/David serta kitab Daniel yang mempertegas memang Isa adalah penerus mereka. Tolong dijawab terimakasih. Kita akan bertemu disesi berikutnya.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-22 11:20
~
Saudara Ali,

Terdapat banyak ayat dalam kitab Taurat Musa yang menubuatkan kedatangan Isa Al-Masih, salah satu ayatnya :

“Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya" (Taurat, Kitab Kejadian 3:15).

Allah berjanji kepada Adam dan Hawa bahwa akan terjadi di satu masa datanglah yang disebut “keturunan perempuan” atau bin perempuan. Dialah Isa Al-Masih satu-satunya bin perempuan dan yang meremukan kepala setan.

Daud banyak menubuatkan tentang hal-hal yang akan dialami secara fisik oleh Isa Al-Masih, yaitu: “Mereka membagi-bagikan pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku” (Kitab, Mazmur 22:19). Penggenapan ayat ini terdapat di Injil, Rasul Besar Matius 27:35.

Nubuat tentang Isa Al-Masih terdapat dalam kitab nabi Daniel 9:24-27. Dalam ayat itu Daniel menyatakan secara eksplisit bahwa Isa Al-Masih akan datang pada 69 "sabat" (yaitu, 69 tahun sabat - atau total 483 tahun) setelah dekrit yang diberikan untuk membangun kembali Yerusalem, yang saat itu tinggal reruntuhan setelah Nebukadnezar, raja Babilonia, menghancurkanny a.

Tentulah nubuatan besar yang Allah buat ini adalah rencana Allah agar manusia mengenal-Nya bukan?
~
NN
# kafirisasi 2013-03-19 05:26
*
Sdr Haydar Ali,

Yesus tertulis di Kitab Mazmur 22:17-19 “Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. Segala tulangku dapat kuhitung; mereka menonton, mereka memandangi aku. Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku”

Dalam Taurat, Kitab Keluaran: Musa diperintahkan Tuhan untuk memberikan persembahan berupa domba sebagai korban penghapusan dosa. Dan olesan darah pada ambang atas rumah orang Israel sehingga terlewati malaikat maut waktu Allah menghukum Firaun. Yesus adalah anak domba Allah, darah-Nya menghapus dosa manusia.

Dalam Kitab Nabi Yunus 2:3, Dimana Yunus diperangkap di dalam perut ikan di pusat lautan selama tiga hari, sebelum membawa berita keselamatan sehingga orang Niniwe bertobat. Seperti tertulis dalam Injil Matius 12:40 “Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam”

Yesus mati dan masuk ke dalam kerajaan maut dan bangkit dari orang mati pada hari yang ke-3, untuk membayar lunas dosa manusia. Sehingga siapa yang percaya pada-Nya menjadi milik-Nya dan tidak ada yang dapat merebut dari-Nya.

Inilah tanda dan nubuatan tentang Yesus tertulis di kitab Taurat, anda dapat baca juga di Kitab Nabi Yesaya 9.
# moer 2013-03-19 09:50
*
To: Kafirisasi,

Juga termasuk Mazmur 22:1 “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku”

Ayat ini adalah pertanyaan yang paling disukai saudara-saudara Muslim kita. Mereka mengira Yesus minta tolong. Rupanya mereka tidak tahu bahwa Yesus sedang menggenapi apa yang tertulis dalam Mazmur Daud.
# FIdy 2013-03-19 17:15
*
“Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala” (Kitab, Nabi Mikha 5:2).

Berarti Yesus diutus hanya kepada kaum Israel? Namun sangat disayangkan misi Yesus gagal karena hingga kini kaum Israel tidak ada yang menerima Yesus.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 21:24
~
Saudara Fldy,

Baik sekali pengetahuan Alkitab saudara. Saudara mengetahui bahwa Isa Al-Masih dinubuatkan para nabi sebelumnya.

Memang benar dan tergenapilah nubuatan Nabi Mikha, Isa Al-Masih yang sudah ada sejak purbakala mau hadir ditengah-tengah suku bangsa Yahudi. Bahkan desa permulaan kehadiran Isa Al-Masih juga disebutkan.

Isa Al-Masih tidak mungkin pernah gagal karena Dialah yang terkemuka di dunia dan akhirat (Qs 3:45). Bagaimana mungkin Al-Quran menyebut Isa Al-Masih yang terkemuka di dunia dan akhirat jika Ia bisa gagal seperti manusia.

Justru penolakan orang Israel terhadap Isa Al-Masih adalah penggenapan Firman Allah supaya bangsa-bangsa lain beroleh keselamatan dari Isa Al-Masih.

Firman Allah berkata: “Isa Al-Masih telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain..." (Injil, surat Galatia 3:14).
~
NN
# Prof.DR.Aboebakarabu 2013-03-19 17:56
*
Seperti yang ditulis di atas: “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel” (Kitab Nabi Besar Yesaya 7:14).

“Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam . . . ” (Qs 3:45).

Kedua ayat tersebut diatas sangat terasa keterkaitannya, akan lahir kalimat Allah. Dan seperti yang di tulis di Al- Quran: “. . . menyembuhkan orang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak, mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) . . . ” (Qs 5:110).

Yang jadi pertanyaan saya, apakah yang membuat kaum muslimin tidak mengakui bahwa Isa itu adalah Tuhan, padahal dari ayat mujizat itu sangat mustahil bisa dilakukan manusia dan kaum muslimin selalu menganggap mujizat itu hanya karena seizin Allah?
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 21:29
~
Saudara Prof,

Kami mau menambahkan, ada tertulis Isa Al-Masih adalah Kalimat Allah dan Roh Allah (Anas Bin Malik 72).

Seorang sarjana Muslim bernama Al Shaikh Muhip al Din al Arabi berkata "Kalimat adalah Allah dalam hakikat-Nya dan Ia adalah tidak lain dari satu pribadi ilahi. Kalimat adalah pribadi Ilahi" (buku Fustus Al Hukum bagian 2 hal.35).

Hanya Sang pencipta yang pantas disebut terkemuka di dunia ini dan akhirat. Bukan Allah jika Ia tidak terkemuka di dunia dan akhirat. Dan dalam Qs 3:45 Isa Al-Masih adalah yang terkemuka di dunia dan akhirat.
~
NN
# FIdy 2013-03-19 18:29
*
To: Prof.DR.Aboebakarabu,

Para nabi yang lain juga memiliki banyak mukjizat, mengapa kaum kafir tidak menyembah para nabi sebagai Tuhan juga?

Nabi Elia bisa menghidupkan orang mati (1 Raja 17:22), Nabi Elisa dapat menyembuhkan orang buta dan penyakit kusta (2 Raja 6:17 dan 2 Raja 5:10-11), dan bahkan Nabi Musa bisa membelah laut. Mengapa kaum kafir tidak menyembah para nabi tersebut?

Sudah jelas di dalam QS 5:110 semua mukjizat Nabi Isa terjadi atas Izin Allah, maka dengan demikian yang mengadakan mukjizat adalah Allah melalui perantara Nabi Isa.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 21:35
~
Saudara Fldy,

Para nabi mengadakan mujizat karena Allah yang menyertai mereka. Allah menjawab permohonan mereka maka terjadilah mujizat. Tanpa izin Allah tidak mungkin mujizat terjadi.

Sedangkan Isa Al-Masih mengadakan mujizat yang berasal dari diri-Nya sendiri. Secara spontan Ia dapat menyembuhkan siapapun yang memerlukan kesembuhan. Alam tunduk pada hardikan-Nya. Setan-setan menyingkir dan pergi ketakutan ketika melihat Isa Al-Masih.

Lagipula, Isa Al-Masih berkuasa mengampuni dosa manusia. “Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Isa Al-Masih melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni" (Injil, Rasul Besar Matius 9:2).

Bukankah para nabi tidak memiliki kapasitas untuk mengampuni dosa manusia dan hanya Allah yang memiliki otoritas untuk mengampuni dosa manusia, bukan?
~
NN
# Fidy 2013-03-19 18:40
*
Kalimat-Nya adalah kalimat Allah SWT yang berbunyi "Kun Fayakun" (jadilah, maka jadilah). Anda dan kita semua adalah kalimat Allah, begitu juga dengan langit, bumi dan segala isinya adalah kalimat Allah.

Karena kita semua diciptakan dengan kalimat Allah SWT yang berbunyi "Kun Fayakun" Qs 2:117, "Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah!" lalu jadilah ia"

Itulah hakekat kalimat Allah SWT.
# Staff Isa dan Islam 2013-03-22 10:45
~
Saudara Fidy,

Saudara benar sekali bahwa Allah menciptakan dengan hanya berfirman "Kun Fa Yakun" (jadilah maka jadi). Allah berkuasa mengadakan dari yang tidak ada menjadi ada, sebagaimana semesta ini diciptakan-Nya.

Tetapi saudaraku, perhatikanlah bahwa Qs 3:45 tidak sama dengan ketika dia berfirman "jadilah maka jadi" saat mencipta. Qs 3:45 adalah sebuah berita dari Jibril. Jibril menjelaskan status Isa Al-Masih sebagai yang terkemuka di dunia dan akhirat. Dan ketika Jibril berkata "Al-Masih yang terkemuka di dunia dan akhirat" bukan sedang menjelaskan proses terjadinya Isa Al-Masih seperti yang saudara duga.

Pada bagian sebelumnya Jibril sudah menjelaskan proses Isa Al-Masih menjadi manusia. Perhatikan kalimat "...dengan kalimat yang daripadanya". Dalam Anas bin Malik 72 dengan gamblang dijelaskan "Isa Al-Masih adalah kalimat Allah dan Roh Allah"

Sebagaimana Muslim menilai Al-Quran datang dari Allah, Al-Quran sudah ada sejak mulanya, demikian Isa Al-Masih. Dialah Firman yang menjadi daging [manusia].

Ada Firman yang menjadi buku namun ada Firman yang menjadi manusia. Firman itu kekal dan sudah ada sebagaimana Allah itu sudah ada sejak semula. [b]“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah”. (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:1-3).

Isa Al-Masih adalah Firman yang menjadi manusia, “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya.. (Injil, Rasul Besar Yohanes 1:14)
~
NN
# kafirisasi 2013-03-20 05:10
*
Yesus lahir di malam hari yang gelap (gelap = kuasa dosa). Dan ada terang cahaya bintang Timur di Betlehem (terang = kemuliaan Allah) menandai kelahiran-Nya yang menjadi penunjuk orang majus dan gembala datang ke kandang binatang tempat Dia lahir dan tidur di palungan.

Dia disalib siang hari (terang = kemuliaan Allah) dan menjelang kematian-Nya kegelapan (gelap = dosa) menyelimuti Golgota, karena langit menjadi hitam dan terjadi gempa bumi. Dia menang dari kuasa maut, bangkit dan naik ke surga. Dia akan datang lagi untuk menghakimi.

Dengan adanya diskusi ini, ternyata kejadian 2000 tahun yang lalu masih ada. Yaitu adanya orang Farisi dan ahli Taurat yang memperdebatkan kebenaran firman Allah secara hurufiah. Adanya para Imam yang melakukan hujatan dan fitnah; adanya olok-olok orang yang menyalib Yesus dan penjahat sebelah kiri-Nya yang berseru: "Orang lain Ia selamatkan tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan"
# Staff Isa dan Islam 2013-03-21 11:10
~
Saudara Kafirisasi,

Terimakasih atas penjelasan saudara di atas. Kami setuju dengan pernyataan saudara bahwa kelahiran Isa Al-Masih telah membawa terang bagi dunia. Sebab demikianlah adanya seturut yang tertulis dalam Kitab Suci Injil. “Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup" (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:12).

Benar yang saudara katakan, bahwa saat ini masih banyak orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang mengartikan wahyu-wahyu Allah secara hurufiah. Adalah tugas sebagai orang percaya untuk memberitakan Kebenaran Injil. Agar mereka yang tersesat dapat diselamatkan, melalui karya Roh Kudus.
~
SO
# moer 2013-03-20 07:39
*
To: Fidy,

“Para Nabi yang lain juga memiliki banyak mukjizat, mengapa kaum kafir tidak menyembah para nabi sebagai Tuhan juga?”

Jawaban saya: Karena nabi yang lain bukan Tuhan. Kami menyembah Yesus bukan hanya semata-mata karena Dia mampu bermujizat. Tapi karena hanya Dialah Tuhan dan Juruselamat.

“Anda dan kita semua adalah Kalimat Allah, begitu juga dengan langit, bumi dan segala isinya adalah Kalimat Allah. Karena kita semua diciptakan dengan Kalimat Allah SWT yang berbunyi "Kun Fayakun"

Jawaban saya: Kita semua diciptakan dengan kalimat Allah, tapi kita bukanlah Kalimat Allah itu sendiri! Coba anda renungkan, jika anda menulis dengan tangan, apakah tulisan anda bisa disebut tangan? Kita hanyalah hasil.
# Prof.DR.Aboebakarabu 2013-03-20 12:09
*
Saudara Fidy,

Kalaulah benar seperti yang anda sebut, nabi yang lain bisa juga membuat mujizat seizin Allah. Bagaimana dengan pernyataan tentang Isa adalah Kalimat Allah yang suci tidak berdosa seperti yang disebut di Al-Quran dan Alkitab.

Menurut Bung FIdy, apakah Isa itu manusia biasa? Mohon pendapatnya. Terimakasih.
Video Isa Dan Islam

Click gambar di atas untuk video-video terbaru kami

www.videoisadanislam.com

isadanislamstudi.com

* Untuk bisa masuk ke pelajaran kursus ini, non-aktifkan 'pop-up blocker' komputer Saudara dengan meng-klik di sebuah 'bar' di bawah 'status bar' di bagian atas layar komputer